Persijap Jepara Curi Poin di Kandang Bali United, Laskar Kalinyamat Berhasil Keluar dari Zona Degradasi

Author Image

Irfan

28 Februari 2026

persijap jepara, bali united, bri super league, liga 1, stadion kapten i wayan dipta

Jianyar, Bali – sukses mencuri satu poin berharga dari markas setelah menahan imbang Serdadu Tridatu tanpa gol, 0-0, dalam lanjutan pekan ke-23 2025/2026. Pertandingan yang digelar di , Gianyar, pada Sabtu (28/2/2026) malam WIB, ini menjadi krusial bagi Laskar Kalinyamat yang tengah berjuang menjauh dari zona degradasi.

Hasil imbang ini membawa Persijap Jepara naik ke posisi ke-15 klasemen sementara dengan koleksi 19 poin dari 23 pertandingan, sekaligus berhasil menggeser PSBS Biak dari zona merah. Sementara itu, Bali United masih tertahan di peringkat ke-11 dengan 30 poin dari jumlah laga yang sama.

Bali United Terkendala Sanksi dan Absennya Pemain Kunci

Laga kandang kali ini terasa berbeda bagi Bali United. Tim asuhan Johnny Jansen harus bermain tanpa dukungan langsung suporter di tribun akibat sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Sanksi ini dijatuhkan menyusul insiden penyalaan flare dan kericuhan usai duel pekan ke-21 melawan Persija Jakarta.

Selain itu, Serdadu Tridatu juga kehilangan bek andalan João Ferrari yang absen karena kartu merah langsung pada pertandingan sebelumnya. Pelatih Johnny Jansen mengakui situasi tersebut tidak ideal, namun ia menegaskan timnya tetap fokus untuk meraih hasil maksimal. “Laga tanpa suporter dan saya tidak menyukainya. Kehadiran suporter memberikan energi buat kami, namun karena situasi kami harus tetap maksimal di pertandingan,” ujar pelatih asal Belanda itu.

Bali United sendiri tengah berada dalam tren negatif, belum meraih kemenangan dalam lima pertandingan terakhir mereka di putaran kedua, dengan catatan dua hasil imbang dan tiga kekalahan. Pada pertemuan pertama musim ini, Bali United berhasil mencuri kemenangan 2-1 di kandang Persijap.

Persijap Jepara Manfaatkan Momentum Positif

Di sisi lain, Persijap Jepara datang ke Gianyar dengan modal positif setelah meraih kemenangan 3-1 atas Persebaya Surabaya pada laga sebelumnya. Tim promosi BRI Super League 2025/2026 ini menunjukkan semangat juang tinggi untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Pelatih Persijap, Mario Lemos, sebelumnya telah menekankan pentingnya mencuri poin dalam laga tandang ini. “Kami datang ke sini ingin mencuri poin, jadi tidak bisa tampil hanya dengan 60 persen saja. Harus lebih dari itu, kita harus bisa tampil 100 persen seperti dari laga sebelumnya lawan Persebaya,” ujar Lemos menjelang laga.

Laskar Kalinyamat juga baru saja melakukan langkah strategis dengan mendatangkan mantan pelatih kiper Timnas Indonesia, Yoo Jae-hoon, untuk mengatasi rapuhnya lini pertahanan yang telah kebobolan 39 gol musim ini.

Jalannya Pertandingan yang Ketat

Sejak awal babak pertama, Persijap Jepara mengambil inisiatif serangan dan menciptakan beberapa peluang berbahaya. Namun, ketangguhan lini belakang Bali United dan penampilan apik kiper Mike Hauptmeijer berhasil meredam setiap ancaman. Bali United juga mencoba membalas, namun upaya Kadek Agung dan Teppei Yachida belum membuahkan hasil.

Memasuki babak kedua, kedua tim melakukan sejumlah penyegaran. Persijap memasukkan Alexis Gomez, Buyung Lessy, dan Amrizal Umanailo, sementara Bali United merespons dengan memasukkan Diego Campos, Jens Raven, Muhammad Rahmat, dan Yusuf Meilana. Meski demikian, solidnya pertahanan kedua tim membuat tidak ada gol tercipta hingga peluit panjang dibunyikan.