PT Pertamina (Persero) menegaskan kesiapan penuh dalam mengamankan pasokan energi nasional serta fasilitas penunjang untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Langkah strategis ini mencakup pengamanan stok bahan bakar minyak (BBM), pengawasan distribusi, hingga peningkatan kualitas layanan bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan pulang kampung.
Satgas RAFI Siaga 24 Jam
Untuk memastikan operasional berjalan optimal, Pertamina akan meluncurkan Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (Satgas RAFI) pada pekan mendatang. Tim khusus ini akan beroperasi selama 24 jam penuh sepanjang periode Ramadan hingga puncak arus balik Lebaran. Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita, menyatakan bahwa seluruh tim Satgas akan bekerja intensif untuk memantau ketersediaan energi dan kualitas pelayanan di seluruh wilayah Indonesia. Pemantauan ini juga akan dilakukan secara real-time melalui kanal media sosial resmi dan layanan pelanggan Pertamina Call Center 135.
Jaminan Pasokan BBM dan Avtur
Pertamina menjamin pasokan BBM nasional akan aman dan stabil selama periode mudik Lebaran 2026. Tidak hanya di jalur darat, untuk sektor penerbangan, Pertamina juga memastikan kualitas dan kontinuitas pasokan avtur melalui mekanisme pengawasan mutu (quality control) yang ketat sesuai standar nasional dan internasional. Arya Dwi Paramita menyebutkan, Terminal Bahan Bakar Aviasi (AFT) Halim Perdanakusuma, sebagai salah satu yang terbesar kedua di Jawa bagian Barat, siap melayani kebutuhan penerbangan komersial hingga VVIP.
Fasilitas Rest Area dan Layanan Tambahan
Selain pasokan energi, Pertamina juga menyiapkan berbagai fasilitas penunjang di jalur mudik. Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) akan dilengkapi dengan area istirahat seperti Serambi MyPertamina dan Pos BBM. Fasilitas Serambi MyPertamina, yang sebelumnya sukses diterapkan pada periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), menawarkan beragam layanan gratis. Layanan tersebut meliputi fasilitas kesehatan, ruang menyusui (nursery room), musala, area santai dengan kursi pijat, pojok anak (kids corner), konsol permainan, hingga makanan dan minuman ringan. Beberapa lokasi Serambi MyPertamina full service pada Nataru lalu berada di Rest Area KM 43A Tol Jakarta-Merak, KM 57A Tol Jakarta-Karawang, KM 379A Tol Pemalang-Batang, KM 260B Tol Pejagan-Pemalang, serta KM 66A Tol Pandaan-Malang.
Prediksi Arus Mudik dan Imbauan Keselamatan
Sementara itu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi sekitar 143,7 juta hingga 143,9 juta orang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026. Angka ini sedikit menurun sekitar 1,7 persen dibandingkan hasil survei tahun 2025, namun realisasi jumlah pemudik pada tahun sebelumnya justru melampaui prediksi, sehingga pemerintah tetap mengantisipasi potensi lonjakan. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026 (H-3), sedangkan puncak arus balik diprediksi pada Senin, 24 Maret 2026 (H+3). Pemerintah juga akan mengaktifkan posko angkutan Lebaran pada 13–29 Maret 2026 dan menerapkan berbagai rekayasa lalu lintas seperti contraflow, sistem satu arah (one way), ganjil-genap, serta kebijakan Work From Anywhere (WFA) untuk mengurai kepadatan.
Pertamina mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan mudik dengan matang. Penting bagi pemudik untuk memastikan kondisi kendaraan prima dan mengisi penuh tangki bahan bakar sebelum memulai perjalanan jauh, terutama bagi pengguna jalur darat. Selain itu, pemudik juga dianjurkan untuk beristirahat di fasilitas yang tersedia jika merasa lelah atau mengantuk guna menghindari risiko kecelakaan.