Pimpinan MPR Serahkan 30 Ribu Paket Bantuan untuk Korban Banjir Aceh

Author Image

Irfan

10 Februari 2026

Foto: Pimpinan Mpr Ri Kunker Ke Aceh Salurkan Bantuan Untuk Korban Bencana. (mulia/detikcom)
Foto: Pimpinan MPR RI kunker ke Aceh salurkan bantuan untuk korban bencana. (Mulia/detikcom)

BANDA ACEH – Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI menyalurkan bantuan 30 ribu paket yang terdiri dari sembako dan perlengkapan ibadah kepada korban banjir di Aceh. Penyerahan bantuan ini dilakukan di Kantor Gubernur Aceh, Syiah Kuala, Banda Aceh, pada Selasa (10/2/2026).

Rincian Bantuan

Sebanyak 15 ribu paket sembako dibagikan untuk membantu meringankan beban warga yang terdampak bencana. Paket sembako tersebut berisi kebutuhan pokok seperti mie instan, minyak goreng, gula pasir, teh, susu kental manis, biskuit, tolak angin, autan, minyak kayu putih, pampers anak, dan pembalut perempuan.

“Karena itu hari ini untuk sebagai sebuah oleh-oleh untuk menghadapi bulan puasa, pimpinan majelis membawa paket sembako yang terdiri dari mie instan, minyak goreng, gula pasir, teh, susu kental manis, biskuit, tolak angin, autan, minyak kayu putih, pampers anak, dan pembalut perempuan. Jumlahnya 15.000 paket,” ujar Ketua MPR RI Ahmad Muzani saat penyerahan bantuan.

Selain sembako, MPR RI juga memberikan 15 ribu paket ibadah. Paket ini mencakup Al-Qur’an, Al-Qur’an terjemahan, sajadah, sarung, mukena, kaos, dan kerudung.

“Di samping itu juga ada paket ibadah, ada Al-Quran, Al-Quran terjemahan, ada sajadah, ada sarung, ada mukena, ada kaos, dan ada kerudung jumlahnya juga 15.000 paket untuk 8 kabupaten kota ini,” tambah Muzani.

Harapan untuk Pemulihan

Bantuan gabungan 15 ribu paket sembako dan 15 ribu paket ibadah ini didistribusikan ke delapan kabupaten yang terdampak bencana di Aceh. Muzani berharap bantuan ini dapat memberikan semangat dan optimisme bagi masyarakat Aceh dalam proses pemulihan pasca-bencana.

“Mudah-mudahan apa yang kita berikan ini menjadi sebuah semangat bersama-sama bahwa optimisme kita akan lebih baik. Ini adalah sebuah bencana, ini adalah sebuah musibah yang bencana itu di mana-mana saja tentu saja tidak kita harapkan,” kata Muzani.

Ia menambahkan, bencana yang datang tiba-tiba merupakan ujian berat yang tidak diharapkan. “Tapi ini datang tiba-tiba, tidak kita harapkan, tidak kita pikirkan, dan itu sebuah ujian yang sangat berat, ujian yang terus kita rasakan di luar kemampuan kita. Kita berdoa mudah-mudahan ini jadi yang terakhir dan mudah-mudahan di balik ujian yang ada akan membawa kebaikan bagi kita pada masa-masa yang akan datang,” imbuhnya.

Kunjungan Pimpinan MPR

Kunjungan pimpinan MPR ke Aceh ini dilaksanakan pada Selasa (10/2/2026). Turut hadir dalam rombongan tersebut Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto, Rusdi Kirana, Eddy Soeparno, Edhi Baskoro Yudhoyono, A. M. Akbar Supratman. Selain itu, hadir pula pimpinan dari semua fraksi, termasuk Sonny Tri Danaparamita, Ferdiansyah, Robert Rouw, Chusnunia, dan Anton Sukartono Suratto.

Turut mendampingi dalam kunjungan ini Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Kelompok DPD Dedi Iskandar Batubara, Kepala BPOM Taruna Ikrar, Badan Sosialisasi Abraham Liyanto, Plt Sekjen MPR Siti Fauziah, Deputi Bidang Administrasi Heri Herawan, serta sejumlah staf khusus.