Gelandang muda berbakat AS Roma, Niccolò Pisilli, semakin menunjukkan sinarnya di bawah asuhan pelatih Gian Piero Gasperini. Penampilan impresifnya memuncak saat ia dinobatkan sebagai Man of the Match dalam laga sengit Serie A melawan Juventus yang berakhir imbang 3-3 pada Minggu, 1 Maret 2026.
Pisilli, yang baru berusia 21 tahun, mendapat kepercayaan penuh dari Gasperini untuk tampil sebagai starter dalam pertandingan krusial perebutan posisi empat besar tersebut. Ia bahkan menjadi pemain pertama yang menciptakan peluang berbahaya di awal laga, memaksa kiper Juventus Mattia Perin melakukan penyelamatan gemilang.
Kepercayaan Gasperini dan Peran Taktis
Sejak ditunjuk sebagai pelatih kepala AS Roma pada 6 Juni 2025, Gian Piero Gasperini dikenal dengan filosofi sepak bolanya yang proaktif dan menekan tinggi. Ia kerap mengandalkan formasi 3-4-2-1 yang dinamis, bahkan bisa bertransformasi menjadi 3-2-6 saat menguasai bola, dengan fokus pada permainan melebar dan tekanan man-oriented yang agresif.
Dalam pertandingan melawan Juventus, Roma tetap mengusung formasi 3-4-2-1 andalannya, dengan Pisilli berduet bersama Lorenzo Pellegrini di belakang penyerang Donyell Malen. Kehadiran Pisilli di lini tengah menjadi bukti nyata komitmen Gasperini dalam mengembangkan talenta muda. Pelatih asal Italia itu bahkan pernah menggambarkan Pisilli sebagai “prototipe pemain muda berbakat yang bisa berkembang melalui kerja keras di Roma,” dan secara tersirat mendorongnya untuk tidak meninggalkan klub.
Performa Gemilang di Musim 2025/2026
Musim 2025/2026 menjadi periode penting bagi perkembangan Pisilli. Ia telah mencatatkan 20 penampilan di berbagai kompetisi, menyumbangkan 3 gol dan 1 assist. Salah satu momen penting adalah gol perdananya di Serie A saat Roma mengalahkan Cremonese 3-0 pada 22 Februari 2026. Tak hanya itu, ia juga mencetak dua gol krusial di ajang Liga Europa melawan Stuttgart pada 23 Januari 2026, membantu Giallorossi menghindari babak play-off.
Pisilli sendiri mengungkapkan kecintaannya pada klub. “Bermain untuk Roma adalah mimpi. Saya adalah penggemar Roma, tetapi pada saat yang sama setiap pemain ingin bermain, dan ketika Anda tidak mendapatkan banyak ruang, Anda akan berpikir. Namun, saat ini saya seratus persen fokus pada Roma, dan sampai hari terakhir saya di sini, saya akan memberikan seratus persen untuk klub ini,” ujarnya.
Dengan performa yang terus menanjak dan kepercayaan penuh dari pelatih, Niccolò Pisilli diproyeksikan memiliki masa depan yang cerah bersama AS Roma, menjadi salah satu pilar penting dalam skema taktis Gian Piero Gasperini.