PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) kembali meluncurkan program diskon biaya penyambungan tambah daya listrik sebesar 50 persen. Promo bertajuk “Ramadan Terang Lebaran Tenang” ini berlaku mulai 25 Februari hingga 10 Maret 2026, memberikan kesempatan bagi pelanggan untuk meningkatkan kapasitas daya listrik di rumah mereka.
Syarat dan Ketentuan Diskon Tambah Daya
Diskon 50 persen ini ditujukan bagi konsumen tegangan rendah satu fasa dari semua golongan tarif. Pelanggan yang memenuhi syarat adalah mereka dengan daya awal 450 Volt Ampere (VA) hingga 5.500 VA yang berkeinginan untuk menambah daya hingga maksimal 7.700 VA. Untuk dapat menikmati promo ini, pelanggan harus sudah terdaftar sebagai pelanggan PLN sebelum 1 Februari 2026 dan telah melunasi seluruh tagihan listrik serta kewajiban lainnya.
Proses pengajuan diskon tambah daya ini sepenuhnya dilakukan melalui aplikasi PLN Mobile. Pelanggan prabayar maupun pascabayar dapat memanfaatkan promo ini dengan terlebih dahulu melakukan minimal satu kali pembelian token listrik atau pembayaran tagihan listrik melalui aplikasi tersebut. Setelah transaksi berhasil, pelanggan akan menerima nomor e-voucher diskon tambah daya yang kemudian dapat digunakan saat mengajukan permohonan tambah daya. Setiap akun PLN Mobile dibatasi untuk mendapatkan maksimal empat voucher tambah daya untuk ID pelanggan (IDPEL) yang berbeda dan terdaftar.
Tujuan Program dan Batasan
Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memastikan kecukupan listrik selama bulan suci Ramadan dan Idulfitri, periode di mana kebutuhan listrik rumah tangga cenderung meningkat. Namun, perlu dicatat bahwa pelanggan yang mengikuti promo ini tidak diperkenankan mengajukan penurunan daya selama satu tahun setelah realisasi tambah daya. Pengecualian berlaku jika pelanggan sebelumnya telah melakukan tambah daya dengan biaya normal dan penurunan daya yang diajukan tidak melebihi daya akhir saat promo.
Sebagai ilustrasi, pelanggan dengan daya awal 900 VA yang ingin menambah daya menjadi 7.700 VA cukup membayar sebesar Rp3.294.600, yang merupakan potongan 50 persen dari biaya normal Rp6.589.200. Contoh lain, untuk penambahan daya dari 2.200 VA ke 3.500 VA, biaya normal Rp1.259.700 menjadi Rp629.850.
Perbedaan dengan Subsidi Listrik Reguler
Penting untuk digarisbawahi bahwa diskon 50 persen ini adalah untuk biaya penyambungan tambah daya, bukan diskon tarif listrik bulanan atau token listrik secara umum. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah memastikan bahwa tarif tenaga listrik untuk kuartal I tahun 2026 (Januari-Maret) tetap stabil tanpa kenaikan maupun penurunan bagi seluruh pelanggan, baik golongan subsidi maupun nonsubsidi. Pemerintah melalui Kementerian ESDM juga menegaskan bahwa subsidi listrik pada tahun 2026 hanya akan diarahkan kepada kelompok yang benar-benar membutuhkan, seperti pelanggan golongan 450 VA dan 900 VA yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).