Plt Kadisdikbud Bengkulu Imbau Siswa Isi Libur Lebaran 2026 dengan Aktivitas Produktif

Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) mengimbau seluruh siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk memanfaatkan masa libur Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi dengan berbagai kegiatan positif. Libur panjang yang berlangsung selama dua pekan ini diharapkan menjadi momentum bagi pelajar untuk mengembangkan diri dan mempererat tali silaturahmi keluarga.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud , , menjelaskan bahwa jadwal libur resmi telah ditetapkan mulai tanggal 16 hingga 28 Maret 2026. Para siswa dijadwalkan akan kembali aktif belajar di sekolah pada 30 Maret 2026. Penetapan jadwal ini, menurut Ilham, telah disesuaikan dengan ketentuan dari pemerintah pusat, mengacu pada surat edaran dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI, guna memastikan keselarasan aturan antara daerah dan nasional.

“Kami berharap para siswa dapat memanfaatkan masa libur ini dengan baik, menjaga kesehatan dan keselamatan, serta kembali ke sekolah dalam kondisi siap mengikuti proses pembelajaran,” ujar Ilham di Bengkulu.

Selain itu, Ilham juga menekankan pentingnya peran serta orang tua dan wali murid dalam meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka selama liburan. Imbauan ini muncul menyusul maraknya aksi tawuran yang melibatkan pelajar SD dan SMP di Kota Bengkulu selama bulan Ramadan, termasuk insiden perusakan hingga pembakaran sepeda motor. “Peran keluarga sangat penting untuk mencegah anak terlibat dalam tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” tambahnya.

Berbagai kegiatan positif yang dapat dilakukan siswa selama liburan meliputi membaca buku, mengikuti kursus keterampilan, atau terlibat dalam kegiatan sosial yang bermanfaat. Orang tua juga didorong untuk membatasi penggunaan gawai atau gadget pada anak, serta mengajak mereka untuk melakukan aktivitas fisik di luar ruangan yang aman dan sehat, seperti berolahraga atau rekreasi keluarga. Kegiatan di rumah seperti menonton film kartun edukatif, membuat kerajinan tangan, atau membantu orang tua juga dapat menjadi pilihan yang menyenangkan dan produktif.

Libur Idul Fitri ini diharapkan tidak hanya menjadi waktu untuk bersantai, tetapi juga kesempatan emas bagi pelajar untuk mengembangkan minat dan bakat, serta memperkuat ikatan emosional dengan keluarga. Dengan demikian, siswa dapat kembali ke sekolah dengan semangat dan energi baru untuk menyongsong tahun ajaran berikutnya.