Pekan awal K League 1 musim 2026 menyajikan duel menarik antara Pohang Steelers dan Incheon United. Kedua tim akan saling berhadapan di Pohang Steel Yard pada Sabtu, 15 Maret 2026, pukul 16.30 waktu Korea Selatan, dengan misi yang sama: meraih kemenangan perdana mereka di musim ini.
Musim ke-44 kompetisi sepak bola kasta tertinggi Korea Selatan, Hana Bank K League 1, telah resmi bergulir sejak 28 Februari 2026. Sebanyak 12 tim akan bersaing dalam 38 pertandingan sepanjang musim, yang juga akan diselingi jeda World Cup dari pertengahan Mei hingga awal Juli.
Pohang Steelers Berusaha Bangkit dari Hasil Imbang
Pohang Steelers, yang diasuh oleh pelatih Park Tae-ha, memulai musim ini dengan hasil kurang memuaskan. Dalam satu-satunya pertandingan yang telah mereka lakoni, Pohang bermain imbang 1-1 saat bertandang ke markas Gimcheon Sangmu. Dalam laga tersebut, Pohang sempat tertinggal lebih dulu dan harus bermain dengan sepuluh pemain, namun berhasil mempertahankan satu poin. Gol debut Jakob Tranziska menjadi sorotan positif dari pertandingan tersebut.
Saat ini, Pohang Steelers menempati posisi kesembilan di klasemen sementara K League 1 dengan koleksi satu poin dari satu laga. Pertandingan mereka melawan Gangwon FC pekan lalu harus ditunda hingga 28 Maret karena keterlibatan Gangwon di ajang AFC Champions League Elite. Penampilan lini belakang yang belum stabil dan etos kerja tim yang dinilai kurang memuaskan menjadi pekerjaan rumah bagi Park Tae-ha.
Incheon United Bertekad Pecah Telur Setelah Promosi
Di sisi lain, Incheon United menghadapi tantangan yang lebih berat di awal musim. Tim yang baru saja promosi kembali ke K League 1 setelah menjuarai K League 2 pada musim 2025 ini, belum berhasil meraih satu pun poin. Dari dua pertandingan yang telah mereka mainkan, Incheon menelan kekalahan, masing-masing dari FC Seoul di laga pembuka dan Gwangju FC. Hasil ini menempatkan mereka di posisi ke-11 klasemen tanpa poin.
Manajer Incheon United, Yoon Jung-hwan, yang sukses membawa timnya promosi, telah menyatakan tekadnya untuk musim 2026. Ia menekankan pentingnya stabilitas dan efisiensi tim. Incheon juga telah melakukan beberapa perubahan signifikan dalam skuad, termasuk kepergian pemain senior seperti Kim Do-hyeok dan Harrison Delbridge, serta kedatangan gelandang Iker Undabarrena. Kembalinya kiper Kim Dong-heon dari wajib militer juga menjadi harapan baru bagi Incheon, mengingat ambisinya untuk menembus tim nasional Korea Selatan di Piala Dunia 2026. Dengan slogan musim 2026, “Berlari tanpa ragu, hanya kemenangan,” Incheon bertekad membuktikan diri di kasta tertinggi.
Rekor Pertemuan dan Prediksi Laga
Secara historis, Pohang Steelers memiliki rekor pertemuan yang lebih unggul atas Incheon United. Dari 46 kali pertemuan, Pohang berhasil memenangkan 23 pertandingan, sementara Incheon hanya sembilan kali, dengan 14 laga berakhir imbang. Kemenangan terakhir Incheon di markas Pohang terjadi hampir tiga tahun lalu, tepatnya pada April 2023. Dalam enam pertemuan terakhir, Pohang mendominasi dengan empat kemenangan dan dua hasil imbang.
Meskipun demikian, setiap pertandingan adalah cerita baru. Kedua tim akan berjuang keras untuk meraih tiga poin pertama mereka di musim ini, menjadikan duel ini sangat krusial bagi perjalanan mereka di K League 1 2026.