Polisi Periksa ART, Sopir, hingga Asisten Pribadi Lula Lahfah Terkait Kasus Kematiannya

Author Image

Irfan

26 Januari 2026

Lula Lahfah (foto: Instagram @lulahfah/ybrap)
Lula Lahfah (Foto: Instagram @lulahfah/ybrap)

Pihak kepolisian mulai mendalami kasus meninggalnya selebgram Lula Lahfah dengan memanggil sejumlah saksi. Hari ini, Senin (26/1/2026), pemeriksaan tidak hanya menyasar kekasih Lula, Muhammad Reza Oktovian alias Reza Arap, tetapi juga asisten rumah tangga (ART), sopir, dan asisten pribadi almarhumah.

Pemeriksaan Saksi di Lokasi Kejadian

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah mengonfirmasi pemanggilan saksi-saksi tersebut. “Betul (ART, sopir dan asisten pribadi akan dimintai keterangan hari ini),” ujar Iskandarsyah saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan bahwa para saksi yang dipanggil adalah mereka yang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) saat Lula ditemukan meninggal dunia di kamar apartemennya di Jalan Darmawangsa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat (23/1). “Saksi-saksi (yang dipanggil) yang ada di TKP pada saat kejadian,” terang Iskandar.

Reza Arap Juga Dimintai Keterangan

Selain itu, polisi juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap Muhammad Reza Oktovian alias Reza Arap terkait kematian Lula Lahfah. Namun, pihak kepolisian masih menunggu konfirmasi kehadiran Reza Arap.

“Iya benar (permintaan keterangan hari ini). Tapi masih belum ada konfirmasi kehadirannya,” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto.

Budi menambahkan, selain Reza Arap, beberapa teman mendiang Lula Lahfah juga turut dipanggil. Rencananya, pemeriksaan akan dimulai pada pukul 10.00 WIB di Polrestro Jakarta Selatan.

“Untuk saksi lain sudah konfirmasi hari ini akan hadir. Rencana (permintaan keterangan) jam 10 pagi di Polrestro Jaksel,” sebut Budi.

Temuan Awal di Apartemen Lula

Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di kamar apartemennya pada Jumat (23/1) malam. Ia ditemukan dalam posisi telentang di kasur, mengenakan kaus putih dan celana pendek hitam. Berdasarkan pemeriksaan luar, polisi tidak menemukan adanya tanda kekerasan pada tubuh Lula.

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Selatan menemukan obat-obatan dan surat rawat jalan di lantai 25 apartemen Lula Lahfah. Barang bukti tersebut ditemukan di dalam apartemen pada Jumat (23/1) malam sekitar pukul 18.44 WIB.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyatakan bahwa proses penyelidikan masih terus berjalan. Polisi masih menunggu hasil uji laboratorium dari barang bukti yang ditemukan untuk menentukan langkah selanjutnya dalam kasus ini.

“Secara umum keterangan dokter yang meriksa luar jenazah tidak ada tanda kekerasan atau penganiayaan. Nanti setelah hasil uji laboratorium terhadap barang bukti dan lain-lain akan kami sampaikan ke publik,” kata Budi, Minggu (25/1).