Surakarta, Minggu (1/3/2026) – Polresta Surakarta mengerahkan ratusan personel gabungan untuk memastikan keamanan dan ketertiban pertandingan krusial BRI Super League 2025/2026 antara Persis Solo dan Persik Kediri. Laga yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Manahan, Solo, pada Minggu malam pukul 20.30 WIB ini menjadi sorotan mengingat rivalitas kedua tim dan posisi penting di klasemen.
Kesiapan pengamanan ini menjadi prioritas utama. Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, S.I.K., M.H., dalam kegiatan Minggu Kasih, menekankan pentingnya kesiapan seluruh personel. “Kegiatan Minggu Kasih ini kita manfaatkan untuk memastikan seluruh personel memahami tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Pengamanan pertandingan malam nanti harus berjalan maksimal agar situasi tetap aman dan kondusif,” ujar Kombes Pol Catur.
Pola Pengamanan Berlapis dan Sterilisasi Ketat
Kabagops Polresta Surakarta Kompol Wahyu Nugroho, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa pola pengamanan yang diterapkan pada prinsipnya serupa dengan laga kandang Persis Solo sebelumnya, namun dengan penebalan personel di beberapa sektor krusial. Pengamanan berlapis ini melibatkan unsur Polri, TNI, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP.
Salah satu fokus utama adalah sterilisasi stadion yang dilakukan sejak dua jam sebelum kick-off. Setiap sudut Stadion Manahan akan diperiksa menggunakan metal detektor, bahkan Unit K9 turut diterjunkan untuk penyisiran guna memastikan tidak ada barang terlarang yang lolos. “Sebelum pertandingan, kami akan melakukan sterilisasi stadion. Setiap sudut stadion akan kami periksa menggunakan metal detector, serta menerjunkan Unit K9 untuk melakukan penyisiran,” ungkap Kompol Wahyu.
Pemeriksaan ketat juga akan diberlakukan di seluruh pintu masuk stadion terhadap barang bawaan penonton. Flare, minuman keras, dan korek api menjadi sasaran utama pengecekan. Selain itu, pengamanan dan penyekatan juga diperketat di wilayah perbatasan dan stasiun untuk mengantisipasi kedatangan suporter tim tamu.
Larangan Suporter Tim Tamu dan Antisipasi Gangguan
Sesuai regulasi resmi kompetisi sepak bola Indonesia, kehadiran suporter tim tamu dilarang di stadion. Aturan ini, yang didasarkan pada Pasal 5 ayat 7 regulasi kompetisi dan Kode Disiplin PSSI, bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban bersama. Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo mengimbau suporter Persik Kediri untuk tidak hadir langsung ke Stadion Manahan dan menyaksikan pertandingan dari tempat masing-masing.
Pengalaman sebelumnya menunjukkan masih adanya suporter tim tamu yang nekat datang, seperti saat laga Persis Solo melawan Persib Bandung pada Januari 2026, di mana 135 suporter Persib diamankan. Insiden pelemparan flare yang menyebabkan pertandingan terhenti sementara juga pernah terjadi pada laga Persis Solo kontra Persita Tangerang pada Januari 2026, di mana 23 suporter diamankan. Oleh karena itu, personel pengamanan ditekankan untuk tidak meninggalkan pos sebelum pertandingan benar-benar selesai guna mengantisipasi penonton susulan.
Konteks Laga Krusial di Klasemen
Pertandingan ini sangat penting bagi kedua tim. Persis Solo, yang saat ini terdampar di dasar klasemen (peringkat ke-18 dengan 13 poin), bertekad menjadikan laga kandang ini sebagai momentum kebangkitan untuk keluar dari zona degradasi. Gelandang bertahan Persis Solo, Andrei Alba, menyatakan optimisme timnya. “Pekan ini adalah persiapan kami yang paling kuat karena kita bekerja untuk fokus pada permainan lawan Persik. Kita akan berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan tiga poin. Saya pikir setelah pertandingan ini dan menang, ini akan bagus bagi kita untuk berubah,” kata Alba.
Di sisi lain, Persik Kediri yang berada di peringkat ke-12 dengan 26 poin juga mengusung misi meraih kemenangan untuk memperkuat posisi mereka di papan tengah. Rekor pertemuan kedua tim cukup seimbang, dengan masing-masing meraih tiga kemenangan dari tujuh laga terakhir, dan satu pertandingan berakhir imbang. Pertemuan terakhir pada 27 Desember 2025 dimenangkan oleh Persik Kediri dengan skor 2-1.
Dengan segala persiapan matang dan potensi laga yang sengit, Polresta Surakarta berharap pertandingan dapat berjalan aman, tertib, dan lancar, serta memberikan kenyamanan bagi seluruh pihak yang terlibat.