Premier League: Tottenham Terancam Degradasi Jelang Lawan Fulham, Arsenal Tantang Chelsea

Pekan ke-28 pada Minggu, 1 Maret 2026, menyajikan dua derbi London yang krusial dengan narasi yang sangat berbeda. , yang tengah berjuang keras menghindari zona degradasi, akan bertandang ke markas Fulham. Di sisi lain, pemuncak klasemen Arsenal siap menjamu rival sekota Chelsea dalam upaya mempertahankan dominasi mereka di puncak.

Tottenham di Ambang Krisis, Fulham Siap Manfaatkan Momentum

Tottenham Hotspur menghadapi periode terburuk mereka dalam beberapa tahun terakhir. Tim berjuluk The Lilywhites ini terdampar di posisi ke-16 klasemen sementara Premier League dengan hanya mengumpulkan 29 poin dari 27 pertandingan. Mereka kini hanya berjarak empat poin dari zona degradasi, sebuah situasi yang memicu kekhawatiran serius di kalangan penggemar dan manajemen klub.

Performa Tottenham sepanjang tahun 2026 sangat mengkhawatirkan. Mereka menjadi satu-satunya tim di Premier League yang belum meraih kemenangan di sembilan pertandingan terakhir tahun ini, dengan catatan empat hasil imbang dan lima kekalahan. Rentetan hasil buruk ini termasuk kekalahan telak 1-4 dari rival abadi Arsenal di laga terakhir mereka. Kondisi ini diperparah dengan pergantian manajer pada 11 Februari 2026, di mana Igor Tudor mengambil alih posisi Thomas Frank yang dipecat.

Di sisi lain, Fulham yang akan menjadi lawan mereka di Craven Cottage, berada dalam kondisi yang lebih stabil. The Cottagers menempati posisi ke-10 dengan 37 poin dari 27 laga. Mereka baru saja mengakhiri tiga kekalahan beruntun di Premier League dengan kemenangan meyakinkan 3-1 atas Sunderland. Rekor pertemuan terakhir juga memihak Fulham, yang tidak terkalahkan dalam empat laga terakhir melawan Tottenham, termasuk tiga kemenangan dan satu hasil imbang. Penyerang Fulham, Harry Wilson, menjadi ancaman serius dengan tujuh dari sembilan golnya musim ini dicetak di kandang.

Derbi London Utara: Arsenal Bertekad Jaga Puncak, Chelsea Berjuang di Lima Besar

Pertarungan sengit lainnya akan tersaji di Emirates Stadium, di mana pemuncak klasemen Arsenal akan menjamu Chelsea. Arsenal tampil perkasa musim ini, memimpin tabel Premier League dengan 61 poin dari 28 pertandingan. Mereka datang ke laga ini dengan kepercayaan diri tinggi setelah membantai Tottenham 4-1 dan mencatatkan sepuluh pertandingan tak terkalahkan melawan Chelsea di semua kompetisi.

Chelsea, di bawah asuhan manajer Liam Rosenior yang ditunjuk pada 8 Januari 2026, berada di posisi kelima dengan 45 poin dari 27 laga. Meskipun menunjukkan performa yang menjanjikan di awal tahun 2026, termasuk empat kemenangan beruntun di Premier League, The Blues masih kesulitan menemukan konsistensi. Mereka baru saja bermain imbang 1-1 melawan Burnley dan memiliki masalah dalam menjaga keunggulan serta disiplin pemain.

Liam Rosenior mengakui tantangan yang dihadapi timnya untuk lolos ke Liga Champions. “Klub ini seharusnya berada di Liga Champions, klub ini adalah klub Liga Champions. Ketika saya mengambil alih, kami berada di urutan kedelapan. Kami sekarang dalam perlombaan,” ujar Rosenior. Namun, Chelsea memiliki rekor buruk melawan Arsenal, tanpa kemenangan dalam delapan pertandingan terakhir di liga (tiga imbang, lima kalah). Penyerang Arsenal, Viktor Gyökeres, menjadi sorotan dengan delapan dari total 15 golnya musim ini dicetak pada tahun 2026, menjadikannya pencetak gol terbanyak di Premier League sepanjang tahun kalender ini.

Brighton Hadapi Nottingham Forest

Selain dua derbi London tersebut, Brighton & Hove Albion juga akan beraksi pada 1 Maret 2026, menjamu Nottingham Forest. Brighton saat ini berada di posisi ke-14 klasemen dengan 34 poin dari 27 pertandingan. Mereka juga dijadwalkan akan menghadapi Arsenal pada 4 Maret 2026, dan Tottenham pada 18 April 2026.