Lazio akan menghadapi ujian berat saat menjamu Sassuolo dalam lanjutan Serie A musim 2025/2026 di Stadion Olimpico pada Senin, 9 Maret 2026, pukul 19.45 waktu setempat. Pertandingan ini menjadi krusial bagi Biancocelesti yang tengah berjuang mengakhiri tren negatif di liga.
Saat ini, Lazio menempati posisi ke-11 di klasemen Serie A dengan koleksi 34 poin. Sementara itu, tim tamu Sassuolo berada sedikit di atas, yakni peringkat ke-9 dengan 38 poin. Perbedaan empat poin ini menunjukkan betapa pentingnya laga ini bagi kedua tim untuk memperbaiki posisi di tabel liga.
Performa Kontras Kedua Tim
Skuad asuhan Maurizio Sarri, yang kembali melatih Lazio sejak 2 Juni 2025 setelah sempat mengundurkan diri pada Maret 2024, sedang dalam periode sulit. Mereka belum meraih kemenangan dalam empat pertandingan terakhir di Serie A, dengan catatan dua hasil imbang dan dua kekalahan. Bahkan, Lazio tercatat sebagai tim dengan jumlah kegagalan mencetak gol terbanyak di liga musim ini, yakni dalam 14 pertandingan.
Di sisi lain, Sassuolo datang ke Roma dengan kepercayaan diri tinggi. Tim yang kini dibesut oleh Fabio Grosso sejak 3 Juni 2024 ini, menunjukkan performa impresif dengan memenangkan lima dari enam pertandingan terakhir mereka di Serie A. Sassuolo memiliki kekuatan dalam mengeksekusi tendangan bebas langsung, penyelesaian peluang, dan melancarkan serangan balik yang mematikan.
Rekor Pertemuan dan Tantangan Sejarah
Dalam pertemuan terakhir di Serie A pada September 2025, Sassuolo berhasil mengalahkan Lazio dengan skor tipis 1-0. Kemenangan ini membuka peluang bagi Sassuolo untuk mencetak ‘double‘ liga pertama mereka atas Lazio sejak musim 2015/2016, sebuah motivasi tambahan bagi tim tamu.
Meski demikian, secara historis, Lazio memiliki rekor head-to-head yang lebih dominan atas Sassuolo, dengan 13 kemenangan dari 24 pertemuan sebelumnya. Namun, performa terkini Sassuolo yang sedang ‘on fire‘ menjadi tantangan tersendiri bagi Maurizio Sarri dan anak asuhnya.
Kondisi Tim dan Sorotan Pertandingan
Lazio baru saja melakoni laga semifinal Coppa Italia melawan Atalanta, di mana mereka bermain imbang 2-2. Hasil ini mungkin sedikit menguras fisik dan mental para pemain. Di liga, Lazio menelan kekalahan 0-2 dari Torino pada pertandingan terakhir mereka. Sementara itu, kekuatan Lazio terletak pada kemampuan mereka menciptakan peluang melalui umpan terobosan.
Pertandingan ini akan dipimpin oleh wasit Alberto Arena, dengan Daniele Paterna bertugas sebagai wasit VAR. Laga di Olimpico ini diprediksi akan berjalan sengit, mengingat kedua tim memiliki ambisi besar untuk meraih poin penuh. Lazio bertekad mengakhiri puasa kemenangan, sementara Sassuolo ingin melanjutkan tren positif dan mengukir sejarah ‘double‘ atas Biancocelesti.