Memasuki akhir Februari 2026, berbagai supermarket di Palembang masih gencar menawarkan promo kebutuhan pokok menyambut bulan suci Ramadan. Sejumlah diskon dan paket spesial menjadi daya tarik bagi masyarakat, seiring dengan upaya pemerintah pusat dan daerah yang terus memastikan ketersediaan pasokan serta stabilitas harga bahan pangan.
Diskon Beragam di Ritel Modern Palembang
Superindo Palembang menjadi salah satu ritel yang aktif menghadirkan penawaran menarik. Sebelumnya, supermarket ini memberikan potongan harga hingga 50 persen untuk berbagai produk, termasuk diskon 35 persen untuk makanan beku yang berlaku hingga 19 Februari 2026. Bumbu instan juga sempat mendapatkan diskon 20 persen hingga 18 Februari 2026, bahkan ada promo beli satu gratis satu untuk bumbu marinasi tertentu.
Tidak hanya itu, Superindo juga menawarkan diskon produk daging dan minyak goreng pada periode 19-25 Februari 2026 dan 19-22 Februari 2026, serta harga spesial untuk beras. Promo “Ramadan Fresh Start” yang mencakup produk perawatan diri dan bayi dengan diskon hingga 40 persen juga berakhir pada 25 Februari 2026. Terkini, Superindo kembali meluncurkan promo baru yang berlaku mulai 26 Februari hingga 4 Maret 2026, termasuk potongan harga untuk daging rendang dan promo beli dua gratis satu untuk sabun cuci piring serta deterjen.
Sementara itu, Lotte Mart Palembang turut berpartisipasi dengan memberikan potongan harga untuk produk esensial Ramadan seperti kurma, sirup, daging rendang, dan susu, yang berlaku hingga 23 Februari 2026. Di sisi lain, Hari Hari Pasar Swalayan juga menggelar promo katalog yang berakhir pada 28 Februari atau 1 Maret 2026, dengan berbagai diskon dan penawaran beli satu gratis satu. Jaringan minimarket Indomaret pun tidak ketinggalan dengan promo akhir pekan yang berlangsung dari 26 Februari hingga 1 Maret 2026, meliputi minyak goreng, gula, tisu, kopi, susu kental manis, sabun, deterjen, dan popok.
Pemerintah Gencarkan Stabilitas Harga dan Pasar Murah
Di tengah maraknya promo ritel, pemerintah pusat dan daerah secara aktif berupaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan pasokan pangan tetap stabil dan harga terkendali. “Bantuan pangan ini akan menjangkau lebih dari 33 juta keluarga penerima manfaat yang akan menerima 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng selama dua bulan. Kami berkomitmen untuk menjaga daya beli masyarakat dan memastikan stabilitas harga selama bulan Ramadan,” ujar Amran.
Perum Bulog sendiri telah menyiapkan cadangan beras pemerintah sebanyak 3,53 juta ton per 13 Februari 2026, dengan stok minyak goreng sekitar 15.000 kiloliter. Pemerintah juga membentuk Satgas Saber Pelanggaran Pangan untuk mengawasi distribusi dan mencegah penimbunan. Pengamat ekonomi dari Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda, berpendapat bahwa skema bantuan sosial berupa komoditas fisik lebih efektif dalam meredam tekanan harga dibandingkan bantuan tunai.
Di tingkat lokal, Pemerintah Kota Palembang juga gencar menggelar Pasar Murah Ramadan di 18 kecamatan. Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, memastikan stok sembako di kota tersebut aman dan terus berkoordinasi dengan distributor. “Stok kita terjaga dengan baik. Kita berharap tidak ada kenaikan harga signifikan saat Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini,” kata Ratu Dewa. Ia mengakui adanya kenaikan pada beberapa komoditas seperti telur ayam, namun berupaya agar harganya tetap wajar.
Pasar murah ini menawarkan harga yang lebih terjangkau dibandingkan pasar umum, seperti beras SPHP 5 kilogram seharga Rp57.000 (harga pasar Rp62.000) dan minyak goreng Rp14.700 per liter (HET Rp15.700). Bahkan, Pemkot Palembang bekerja sama dengan Bank Sumsel Babel dan Bank Palembang menyediakan voucher senilai Rp10.000 bagi warga yang menunjukkan KTP di lokasi pasar murah, dengan 250 voucher disiapkan setiap hari. Program pasar murah ini dijadwalkan berlangsung selama tiga pekan, dari 18 Februari hingga 13 Maret 2026.
Fluktuasi Harga dan Imbauan Belanja Bijak
Meskipun ada upaya stabilisasi, beberapa harga kebutuhan pokok di Sumatera Selatan menunjukkan fluktuasi sepekan menjelang Ramadan. Telur ayam mengalami kenaikan dari sekitar Rp27.000 menjadi Rp31.000 per kilogram, dan daging ayam terpantau di kisaran Rp40.000 per kilogram. Namun, komoditas seperti beras dan minyak goreng relatif stabil, bahkan harga cabai merah justru mengalami penurunan dari Rp53.000 menjadi Rp50.000 per kilogram. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumatera Selatan, Ir. Ruzuan Efendi, menyatakan bahwa secara umum belum ada kenaikan harga yang signifikan.
Pengamat Ekonomi Pembangunan dari Universitas Sriwijaya, Ahmad Syaifullah, menyoroti peningkatan konsumsi musiman sebagai siklus tahunan yang wajar menjelang dan selama bulan suci. Masyarakat diimbau untuk berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan guna membantu menjaga stabilitas harga dan pasokan.