PSG Hadapi Metz Tanpa Ousmane Dembélé, Lens Terus Ancam Puncak Klasemen

Author Image

Hodak

22 Februari 2026

Trending Image 1771697630

(PSG) akan menghadapi tantangan berat saat menjamu dalam lanjutan pada Sabtu, 21 Februari 2026, di Parc des Princes. Pasalnya, raksasa Paris itu dipastikan tidak akan diperkuat bintangnya, Ousmane Dembélé, yang harus menepi karena cedera betis.

Cedera yang dialami Dembélé terjadi saat PSG melakoni leg pertama babak playoff Liga Champions melawan AS Monaco. Pemain berusia 28 tahun itu terpaksa ditarik keluar pada babak pertama pertandingan tersebut. Meskipun laporan awal menyebut cederanya tidak serius dan ia merasa jauh lebih baik, Dembélé kini menjalani program latihan individu di pusat kebugaran untuk pemulihan. Pelatih PSG, Luis Enrique, menegaskan kehati-hatian tim dalam menangani cedera pemain. “Ini pukulan. Kami tidak akan mengambil risiko dengan pemain mana pun,” ujar Enrique. “Kami berusaha mengelola ini dengan cara terbaik.” Keraguan atas partisipasinya di leg kedua Liga Champions melawan Monaco pada 25 Februari juga masih membayangi, dengan perkiraan waktu pemulihan minimal 10 hari.

Absennya Dembélé, yang telah mencetak 11 gol dalam 25 penampilan musim ini, menambah daftar cedera pemain kunci PSG. Sebelumnya, Fabián Ruiz (cedera lutut), Senny Mayulu (masalah betis), dan Quentin Ndjantou (cedera paha) juga harus menepi. Situasi ini memaksa Luis Enrique untuk memutar otak dalam menentukan susunan pemain. Beberapa nama seperti Bradley Barcola, Desire Doue, atau Kang-In Lee diprediksi akan mengisi posisi yang ditinggalkan Dembélé di lini serang. Selain itu, persaingan di posisi penjaga gawang antara Lucas Chevalier dan Matvey Safonov juga menjadi sorotan setelah kepergian Gianluigi Donnarumma.

Pertandingan melawan Metz menjadi krusial bagi PSG yang tengah berjuang di Ligue 1. Setelah menelan kekalahan 3-1 dari Rennes, PSG berhasil bangkit dengan kemenangan dramatis 3-2 atas Monaco di Liga Champions, membalikkan keadaan setelah sempat tertinggal dua gol. Saat ini, PSG berada di posisi kedua klasemen Ligue 1, tertinggal satu poin dari pemuncak klasemen yang mengejutkan, Lens.

Metz sendiri datang ke Parc des Princes sebagai tim juru kunci, menempati posisi ke-18. Mereka terpaut sembilan poin dari zona aman dan baru saja menelan kekalahan 2-1 dari Auxerre, menjadi kekalahan keempat dalam lima pertandingan terakhir mereka. Secara historis, PSG memiliki rekor dominan atas Metz, memenangkan delapan (bahkan beberapa sumber menyebut 16) pertemuan terakhir, termasuk kemenangan 3-2 pada pertemuan sebelumnya.

Di sisi lain, Lens terus menjadi buah bibir di kancah sepak bola Prancis. Tim yang secara mengejutkan memimpin Ligue 1 ini baru saja meraih kemenangan telak 5-0 atas Paris FC, memperlebar jarak di puncak klasemen. Manajer Lens, Pierre Sage, meskipun timnya memuncaki klasemen, tetap merendah dengan menyatakan bahwa target utama mereka adalah “bertahan di liga”, sebelum memikirkan kompetisi Eropa. Gaya bermain Lens yang mengandalkan kerja sama tim yang efisien, pengorbanan diri, serangan balik yang apik, dan penyelesaian akhir yang klinis, telah membuat mereka menjadi ancaman serius bagi dominasi PSG.

Dengan absennya Dembélé dan tekanan dari Lens di liga, pertandingan melawan Metz menjadi ujian penting bagi kedalaman skuad dan mentalitas juara PSG. Kemenangan wajib diraih untuk menjaga asa di jalur perburuan gelar Ligue 1 dan membangun momentum positif menjelang leg kedua Liga Champions.