Partai Solidaritas Indonesia (PSI) berambisi menjadikan Provinsi Jawa Tengah sebagai basis kemenangan pada Pemilihan Umum 2029. Ambisi ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum DPP PSI Kaesang Pangarep dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PSI Jawa Tengah yang digelar di Hotel Sunan, Kota Solo, pada Kamis (8/1/2026).
PSI Ingin Jateng Jadi Basis Kemenangan
Kaesang menekankan pentingnya Rakorwil sebagai ajang verifikasi partai pada tahun 2027. Ia meminta seluruh struktur partai, khususnya di Jawa Tengah, untuk terus dibenahi demi mencapai target kemenangan mutlak di pemilu mendatang. “Ketua Dewan Pembina PSI waktu itu sudah bilang, kunci dari kemenangan kita adalah struktur. Jadi saya minta tolong sekali, struktur di Jateng sangat solid, agar Pemilu 2029 kita bisa menang mutlak di Jateng,” ujar Kaesang dalam sambutannya.
Pada Pemilu 2024, PSI berhasil meraih 12 kursi di Jawa Tengah, terdiri dari lima kursi DPRD Kota Solo, lima kursi DPRD Kota Semarang, dan dua kursi DPRD Jawa Tengah. Meskipun terjadi peningkatan perolehan suara dibandingkan Pemilu 2019, Kaesang merasa angka tersebut masih belum memuaskan.
“12 ini untuk Jateng terlalu kecil. Saya minta tolong, di 2029 atau nggak tahu nanti pemilihan di 2031. Saya minta tolong Provinsi, maupun Kabupaten/kota, harus terisi di seluruh Kabupaten/kota,” pintanya. Ia menargetkan 17 kursi di tingkat provinsi dan minimal satu fraksi di setiap kabupaten/kota.
Lebih lanjut, Kaesang menyatakan harapannya agar Pemilu 2029 menjadi momentum bagi lebih banyak kader PSI untuk lolos ke legislatif maupun eksekutif. Ia menyerukan seluruh mesin partai untuk bekerja keras demi meraih target tersebut. “Sanggup nggih 2029, Pemilu selanjutnya Jateng Kandang Gajah. Wes rasah kandang-kandang sing liyane. Tempatnya Gajah itu sekarang di sini. PSI hadir untuk masyarakat Jateng,” tegasnya.
Setelah Jawa Tengah, PSI berencana menggelar rakorwil di Yogyakarta, Jawa Timur, dan seluruh provinsi di Indonesia. Puncak dari rangkaian kegiatan ini adalah Rapat Pimpinan Nasional (Rakernas) PSI di Makassar, yang akan menjadi forum penentuan target-target partai.
“Nanti setiap provinsi akan ada Rakorwil, itu baru kita bisa membedah data. Dari situ kita bisa tahu, bisa menang berapa. Semua rangkuman di Rakernas Makassar,” jelasnya. Kaesang menambahkan bahwa menjadikan Jawa Tengah sebagai ‘Kandang Gajah’ bertujuan agar masyarakat di provinsi tersebut mendapatkan manfaat lebih luas dari kehadiran PSI.
PDIP: Rakyat yang Menentukan
Menanggapi ambisi PSI, Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyatakan bahwa kontestasi pemilu masih sangat panjang. Ia menekankan bahwa penentuan hasil pemilu sepenuhnya berada di tangan rakyat.
“Pemilu masih panjang. Rakyat yang menentukan ya. Rakyat yang menentukan, yang punya kedaulatan,” kata Hasto kepada wartawan di Ancol, Jakarta Utara, pada Sabtu (10/1/2026).
Hasto menjelaskan bahwa saat ini fokus utama PDIP adalah melakukan kritik otokritik internal, perbaikan partai, serta mempertajam basis ideologi. Selain itu, PDIP juga memprioritaskan upaya penanganan korban bencana di Sumatera.
“PDI Perjuangan melalui peringatan HUT ke-53 ini melakukan kritik otokritik, memperbaiki ke dalam, mempertajam faksis ideologi, dan kemudian ya seperti penanganan bencana. PDI Perjuangan bergerak maksimum, demi kemanusiaan, tanpa mempertimbangkan aspek-aspek mereka memilih siapa,” ujarnya.
Ia menambahkan, “Jadi situasi saat ini bagi PDI Perjuangan, lebih baik kami berfokus untuk melakukan konsolidasi organisasi dalam seluruh aspek kehidupan partai sehingga ketika rakyat menghadapi kesulitan seperti bencana kami turun dengan seluruh kekuatan dari partai. Itu yang jadi skala prioritas kami.”






