PSIM Waspadai ‘Energi Baru’ PSBS Biak di Super League, Van Gastel Soroti Jadwal Padat

Author Image

Irfan

27 Februari 2026

psim yogyakarta, psbs biak, jean-paul van gastel, super league, sepak bola indonesia

akan menghadapi tantangan berat saat menjamu dalam lanjutan kompetisi 2025/2026. Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 27 Februari 2026, pukul 20.30 WIB di Stadion Maguwoharjo. Laga ini menjadi sorotan mengingat kondisi kedua tim serta pernyataan pelatih PSIM, , mengenai padatnya jadwal kompetisi.

Van Gastel secara terbuka mengungkapkan kekhawatirannya terhadap jadwal pertandingan yang sangat rapat. Menurutnya, persiapan tim menjadi sangat singkat, hanya menyisakan satu hingga dua hari jeda antarpertandingan. Kondisi ini menyulitkan tim untuk melakukan pemulihan fisik dan latihan taktikal secara maksimal.

PSIM Berjuang di Tengah Jadwal Padat

Laskar Mataram, julukan PSIM Yogyakarta, baru saja melakoni laga sengit melawan Bali United pada Senin, 23 Februari 2026, yang berakhir imbang 3-3 di Stadion Sultan Agung. Hasil tersebut memperpanjang catatan tanpa kemenangan PSIM di lima laga terakhir putaran kedua Super League 2025/2026. Mereka mencatatkan dua kekalahan dan tiga hasil imbang.

Saat ini, PSIM menduduki peringkat ketujuh klasemen sementara Super League dengan koleksi 33 poin per 24 Februari 2026. Van Gastel menegaskan bahwa target realistis timnya adalah bertahan dengan nyaman di Liga 1. Meski menghadapi badai cedera dan sanksi pemain kunci seperti Yusaku Yamadera dan Franco Ramos Mingo, Van Gastel menyatakan tidak akan ada penambahan pemain baru di putaran kedua. Ia memilih untuk memaksimalkan kedalaman skuad yang ada.

“Persiapannya singkat. Jangka waktunya sangat pendek karena setelah pertandingan ini akan ada pertandingan lain tak lama kemudian. Itu akan sulit bagi kami,” ujar Van Gastel dalam konferensi pers jelang laga.

PSBS Biak dengan ‘Energi Baru’ dan Misi Menjauh dari Degradasi

Di sisi lain, PSBS Biak datang ke Maguwoharjo dengan motivasi tinggi. Tim berjuluk Badai Pasifik ini merupakan tim promosi ke Liga 1 pada musim 2024/2025, menandai debut mereka di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Untuk musim 2025/2026, PSBS Biak telah meluncurkan skuad baru pada awal Agustus 2025, memadukan talenta lokal Papua, pemain muda, dan legiun asing berpengalaman.

Van Gastel mengakui adanya ‘energi baru’ di kubu PSBS Biak setelah pergantian pelatih, meskipun ia menilai gaya bermain mereka tidak banyak berubah. PSBS Biak saat ini tengah berjuang di papan bawah klasemen, berada di peringkat ke-15 dengan 13 poin dari 15 laga per akhir Desember 2025. Pertandingan ini sangat penting bagi mereka untuk menjauh dari zona degradasi.

Pertemuan terakhir kedua tim pada 29 Desember 2025 berakhir imbang 2-2, di mana PSBS sempat unggul dua gol lebih dulu. Pemain PSIM, Yusaku Yamadera, menyatakan optimisme timnya menghadapi laga ini. Dengan kedua tim memiliki misi masing-masing, laga di Stadion Maguwoharjo diprediksi akan berjalan ketat dan menarik.