PSIS Semarang bertolak ke Balikpapan dengan ambisi besar untuk mengamankan poin penuh saat menghadapi Persiba Balikpapan. Pertandingan krusial pekan ke-21 Pegadaian Championship 2025/2026 ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 1 Maret 2026, di Stadion Batakan, Balikpapan, dengan sepak mula pukul 20.30 WIB. Laga ini menjadi penentu penting bagi kedua tim yang sama-sama berjuang menjauh dari zona degradasi.
Pelatih PSIS, Andri Ramawi, menegaskan tekad timnya untuk menyapu bersih semua pertandingan di putaran ketiga dengan kemenangan. “Tidak ada lagi hasil seri atau kalah. Main kandang atau tandang, targetnya tetap tiga poin,” ujar Andri. Optimisme ini didasari kondisi tim yang prima setelah meraih kemenangan tandang sebelumnya. “Secara psikis dan kondisi umum tim sangat baik setelah hasil kemarin,” tambahnya.
Pertarungan di Papan Bawah: PSIS dan Persiba Saling Sikut
Saat ini, PSIS Semarang menempati peringkat kesembilan klasemen sementara dengan koleksi 15 poin dari 20 pertandingan. Sementara itu, Persiba Balikpapan berada satu strip di atasnya, yakni peringkat kedelapan dengan 16 poin. Kemenangan bagi Laskar Mahesa Jenar akan membuat mereka keluar dari zona merah dan menggeser posisi Persiba. Situasi ini menjadikan duel kedua tim sebagai “partai hidup mati” yang akan menentukan nasib mereka di kompetisi kasta kedua Liga Indonesia.
PSIS datang dengan modal positif setelah berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Deltras FC di Sidoarjo pada 22 Februari 2026. Gol semata wayang dicetak oleh Rafinha melalui titik penalti. Kemenangan ini meningkatkan moral pemain, namun Andri Ramawi mengingatkan agar timnya tidak terlena. “Percaya diri itu perlu, tapi tidak boleh berlebihan. Apalagi Persiba dalam dua pertandingan terakhir meraih hasil kurang maksimal, itu yang kami waspadai,” tegasnya.
Motivasi Berlipat dan Tekad Beruang Madu
Di sisi lain, Persiba Balikpapan tengah berupaya mengakhiri tren negatif setelah tidak meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir, termasuk kekalahan 1-2 dari Deltras FC dan hasil imbang 0-0 melawan Persiku Kudus di kandang sendiri. Pelatih Persiba, Leo Tupamahu, menyadari betul pentingnya laga ini. “Tidak ada kata lain kita harus berusaha semaksimal mungkin, kita harus berjuang sekuat tenaga untuk meraih hasil maksimal,” ungkapnya.
Untuk menambah motivasi, manajemen PSIS Semarang, melalui Presiden klub Datu Nova Fatmawati, menjanjikan bonus khusus jika tim berhasil membawa pulang tiga poin dari Balikpapan. Dengan tujuh pertandingan tersisa di putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/2026, setiap poin menjadi sangat krusial dalam upaya PSIS untuk mengamankan posisi mereka di kompetisi ini.