PSM dan Persebaya Takluk di Kandang, Dewa United dan Bhayangkara FC Merangkak Naik

Author Image

Hodak

21 Februari 2026

Trending Image 1771613130

Pekan ke-21 dan ke-22 menyajikan kejutan besar dengan tumbangnya dua tim raksasa, dan , di kandang mereka sendiri. Hasil ini secara signifikan mengubah dinamika klasemen sementara, sekaligus membuka jalan bagi tim-tim seperti Dewa United FC dan untuk memperbaiki posisi mereka.

PSM Makassar Tersungkur di Parepare

PSM Makassar harus menelan pil pahit saat menjamu Dewa United FC di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, pada Sabtu (14/2/2026). Tim berjuluk Juku Eja itu takluk dengan skor 0-2 di hadapan pendukungnya sendiri. Gol-gol kemenangan Dewa United tercipta di penghujung laga, masing-masing dicetak oleh Vico Duarte pada menit ke-90 dan Alex Martins pada menit ke-90+4.

Situasi PSM semakin sulit setelah bek Victor Luiz diganjar kartu merah pada menit ke-76, memaksa mereka bermain dengan sepuluh pemain. Pelatih PSM, Tomas Trucha, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya atas performa tim. Ia bahkan menyebut penampilan anak asuhnya “sangat buruk dari awal pertandingan” dan menyampaikan permintaan maaf kepada para suporter. Kekalahan ini menahan PSM Makassar di peringkat ke-13 klasemen sementara dengan koleksi 23 poin.

Persebaya Surabaya Putus Rekor Tak Terkalahkan

Nasib serupa juga dialami Persebaya Surabaya. Bermain di kandang kebanggaan mereka, Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Bajul Ijo harus mengakui keunggulan Bhayangkara FC dengan skor 1-2 pada hari yang sama, Sabtu (14/2/2026). Gol-gol Bhayangkara FC dicetak oleh Henri Doumbia pada menit ke-26 dan Moussa Sidibe pada menit ke-45+1. Persebaya sempat memperkecil ketertinggalan melalui gol Mihailo Perovic di menit ke-64, namun tidak cukup untuk menghindari kekalahan.

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Persebaya karena memutus rekor 13 laga tak terkalahkan mereka di Liga 1. Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengakui kelengahan timnya. “Selamat kepada Bhayangkara atas hasil ini. Mereka tidak memiliki banyak peluang, tetapi mampu memaksimalkan momen yang ada. Kami sedikit lengah pada situasi krusial dan itu menjadi pembeda,” ujar Tavares. Saat ini, Persebaya Surabaya berada di peringkat kelima klasemen sementara dengan 35 poin.

Dewa United dan Bhayangkara FC Merangkak Naik

Di tengah keterpurukan dua tim besar, Dewa United FC dan Bhayangkara FC justru menunjukkan performa menanjak. Kemenangan dramatis Dewa United atas PSM Makassar mengangkat mereka ke posisi ke-9 klasemen sementara dengan 27 poin. Sementara itu, Bhayangkara FC yang berhasil menumbangkan Persebaya, kini merangkak naik ke peringkat ke-8 dengan mengoleksi 32 poin dari 22 pertandingan.

Peta Klasemen Sementara Liga 1 2025/2026

Perubahan signifikan terjadi di papan tengah dan bawah klasemen setelah serangkaian pertandingan di pekan ke-21 dan ke-22. Persib Bandung masih kokoh di puncak klasemen dengan 47 poin, dibayangi ketat oleh Borneo FC Samarinda (46 poin) dan Persija Jakarta (44 poin).

Di sisi lain, persaingan di zona degradasi semakin memanas. Persis Solo masih terperosok di dasar klasemen dengan 12 poin, diikuti oleh Persijap Jepara (15 poin) dan Semen Padang (16 poin) yang juga berjuang keras untuk keluar dari zona merah.