Federasi Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) telah merilis daftar nominasi untuk kategori Kiper Terbaik Putra dalam ajang PSSI Awards 2026. Penghargaan bergengsi ini menampilkan persaingan sengit antara talenta diaspora yang berkiprah di liga Eropa dan Amerika Serikat, serta bintang-bintang penjaga gawang yang bersinar di kompetisi domestik Super League Indonesia.
PSSI Awards 2026 menjadi edisi perdana yang menghadirkan 17 kategori penghargaan, sembilan di antaranya merupakan penghargaan performa. Inisiatif ini merupakan bentuk apresiasi tertinggi PSSI bagi insan sepak bola nasional, sekaligus menandai usia federasi yang ke-95 tahun. Penilaian untuk PSSI Awards 2026 mencakup performa dan kontribusi para penjaga gawang sepanjang periode Agustus 2024 hingga November 2025.
Lima Kiper Terbaik yang Bersaing
Lima nama yang masuk dalam daftar nominasi Kiper Terbaik Putra PSSI Awards 2026 adalah Emil Audero Mulyadi (Cremonese), Maarten Paes (FC Dallas), Ernando Ari Sutaryadi (Persebaya Surabaya), Teja Paku Alam (Persib Bandung), dan Nadeo Argawinata (Borneo FC).
Dua nama pertama, Emil Audero dan Maarten Paes, merupakan kiper keturunan Indonesia yang berkarier di luar negeri. Emil Audero, yang memperkuat Cremonese di Serie A Italia, dinilai tampil konsisten dan memberikan kontribusi signifikan bagi klubnya. Sementara itu, Maarten Paes, penjaga gawang FC Dallas di Major League Soccer (MLS) Amerika Serikat, tidak hanya menjadi pilihan utama di klubnya, tetapi juga berperan krusial bagi Tim Nasional Indonesia dalam beberapa pertandingan penting.
Dari kancah domestik, tiga kiper andalan Super League Indonesia turut meramaikan persaingan. Teja Paku Alam dari Persib Bandung mencuri perhatian setelah berhasil membawa timnya meraih gelar juara Liga 1 secara beruntun pada musim 2024 dan 2025. Ia juga mencatatkan rasio kebobolan yang sangat rendah, hanya 7 gol sepanjang musim, menjadikannya kiper dengan pertahanan terapat di liga dengan rata-rata 0,58 gol per laga.
Nadeo Argawinata, kiper Borneo FC, menunjukkan konsistensi dan kepemimpinan di bawah mistar gawang yang menjadi kunci bagi timnya untuk bersaing di papan atas klasemen BRI Super League. Sepanjang musim, Nadeo hanya kebobolan 10 gol. Terakhir, Ernando Ari Sutaryadi, penjaga gawang muda andalan Persebaya Surabaya, kembali mendapat pengakuan berkat refleks cepat dan keberaniannya dalam situasi satu lawan satu.
Kriteria Penilaian dan Proses Voting
Kriteria penilaian untuk kategori Kiper Terbaik Putra tidak hanya didasarkan pada jumlah penyelamatan, tetapi juga konsistensi performa, kepemimpinan di lapangan, dan dampak krusial yang diberikan kepada tim masing-masing. Persaingan untuk memperebutkan gelar ini diprediksi akan sangat ketat, mengingat setiap calon memiliki argumen kuat yang patut diperhitungkan.
Pemenang untuk sembilan kategori performa, termasuk Kiper Terbaik Putra, akan ditentukan melalui voting online yang telah dibuka untuk masyarakat luas sejak 6 Januari 2026. Pengumuman pemenang PSSI Awards 2026 rencananya akan dilakukan bersamaan dengan gelaran FIFA Series 2026, yang diharapkan dapat meningkatkan antusiasme publik terhadap sepak bola nasional.