Puluhan Ribu Surat Suara Pemilu Nice Rusak Akibat Badai, Pencetakan Ulang Dikebut

Puluhan ribu untuk putaran pertama pemilihan kota di , Prancis, dilaporkan rusak parah akibat cuaca buruk pada Sabtu pagi, 14 Maret 2026, sehari menjelang hari pemungutan suara. Insiden ini memicu upaya pencetakan ulang darurat oleh otoritas setempat untuk memastikan kelancaran proses demokrasi yang dijadwalkan pada Minggu, 15 Maret 2026.

Kerusakan masif ini terjadi saat surat suara diangkut dari lokasi penyimpanan menuju tempat pemungutan suara (TPS). Departemen Alpes-Maritimes, tempat Nice berada, memang berada di bawah peringatan kuning untuk hujan lebat dan banjir serta badai dari pukul 08.00 hingga 14.00 pada hari Sabtu. Beberapa laporan menyebutkan bahwa surat suara tersebut diangkut menggunakan wadah terbuka atau truk yang kehilangan kedap airnya, menyebabkan air hujan merusak dokumen penting tersebut.

Menurut Prefektur Alpes-Maritimes, sekitar 20 hingga 25 persen surat suara di Nice mengalami kerusakan akibat hujan. Bahkan, di sekitar separuh TPS di kota tersebut, diperkirakan 50 persen surat suara rusak selama proses pengiriman. Surat suara milik beberapa kandidat utama, termasuk Wali Kota petahana dari Horizons, Éric Ciotti dari UDR, Juliette Chesnel-Le Roux dari Les Ecologistes-PS-PCF, dan Cédric Villa dari Reconquête!, termasuk yang terdampak.

Menanggapi situasi genting ini, Balai Kota Nice segera meluncurkan operasi pencetakan ulang darurat. Prefek Alpes-Maritimes, Laurent Hottiaux, secara langsung memerintahkan pencetakan surat suara baru dan meminta komisi pengawas operasi pemungutan suara untuk segera mengevaluasi kondisi di lapangan. Empat perusahaan percetakan besar telah dimobilisasi untuk bekerja tanpa henti.

Biaya pencetakan ulang ini akan ditanggung sepenuhnya oleh Kota Nice, mengingat tanggung jawab penyimpanan surat suara berada di tangan pemerintah kota. Pihak berwenang telah meyakinkan bahwa seluruh surat suara yang rusak akan selesai dicetak ulang pada Sabtu malam dan didistribusikan kembali ke TPS sebelum pembukaan pada Minggu pukul 08.00. Dengan 228.006 pemilih terdaftar di Nice, kelancaran distribusi surat suara sangat krusial.

Meskipun insiden ini menimbulkan kekhawatiran, otoritas menegaskan bahwa pemilihan tidak terancam dan akan tetap berjalan sesuai jadwal pada Minggu, 15 Maret 2026, dari pukul 08.00 hingga 20.00. Seorang pejabat kota, yang dikutip oleh Le Figaro, menyatakan bahwa kejadian semacam ini “belum pernah terjadi di kota metropolitan besar.” Selain kerusakan surat suara, kandidat ekologis Juliette Chesnel-Le Roux juga mengalami insiden lain di mana kantor kampanyenya kebanjiran akibat pipa pecah, memaksanya untuk memindahkan lokasi acara malam pemilihan.