Pumas UNAM Tantang Tijuana di ‘La Perrera’, Bertekad Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan di Clausura 2026

Author Image

Hodak

28 Februari 2026

bersiap menghadapi tantangan berat saat melawat ke markas , , yang akrab dijuluki ‘La Perrera’, pada Sabtu, 28 Februari 2026. Pertandingan ini menjadi bagian penting dari lanjutan Liga MX , di mana Pumas bertekad untuk mempertahankan rekor tak terkalahkan mereka.

Misi Pumas: Jaga Konsistensi di Kandang Lawan

Skuad asuhan Efraín Juárez datang ke Tijuana dengan performa impresif di Clausura 2026. Pumas UNAM menjadi salah satu dari hanya dua tim yang belum merasakan kekalahan, mencatatkan empat kemenangan dan tiga hasil imbang sejauh ini. Konsistensi pertahanan menjadi kunci kekuatan tim ibu kota ini, dengan hanya enam gol yang bersarang ke gawang mereka sepanjang kompetisi. Kehadiran pemain berpengalaman seperti Keylor Navas dan Rubén Duarte disebut-sebut memberikan dampak signifikan pada soliditas lini belakang ‘Los Felinos’.

Tidak hanya tangguh di kandang, Pumas juga menunjukkan performa tandang yang cemerlang. Mereka berhasil mengumpulkan tujuh dari sembilan poin maksimal dari pertandingan tandang (dua kemenangan dan satu seri), membuktikan bahwa mereka adalah lawan yang tidak nyaman di lapangan sintetis Estadio Caliente.

Tijuana Berjuang di Lini Serang

Di sisi lain, Club Tijuana, atau yang dikenal sebagai Xolos, menghadapi musim Clausura 2026 dengan catatan yang kurang meyakinkan. Dari tujuh pertandingan, mereka hanya mampu meraih satu kemenangan, lima hasil imbang, dan satu kekalahan. Meskipun demikian, Xolos juga memiliki lini pertahanan yang cukup solid, hanya kebobolan enam gol, menjadikannya pertahanan terbaik keempat di liga.

Namun, masalah utama bagi tim yang dilatih oleh Sebastián Abreu ini terletak pada produktivitas lini serang. Hanya dua tim lain di Liga MX yang mencetak gol lebih sedikit dari Xolos di tahun 2026. Permasalahan cedera pemain juga turut mempersulit upaya Abreu untuk menemukan formula terbaik bagi timnya. Peningkatan di sepertiga akhir lapangan menjadi krusial jika Tijuana ingin tetap bersaing memperebutkan tempat di Liguilla.

Dominasi Pumas dalam Sejarah Pertemuan

Sejarah pertemuan kedua tim menunjukkan dominasi Pumas UNAM. Mereka hanya menelan dua kekalahan dalam sepuluh pertandingan terakhir melawan Club Tijuana. Pertemuan terakhir di Apertura 2025 juga berhasil dimenangkan oleh Pumas. Menariknya, empat dari lima pertandingan terakhir antara kedua tim selalu menghasilkan lebih dari 3,5 gol, mengindikasikan potensi pertandingan yang terbuka dan penuh gol di ‘La Perrera’.

Estadio Caliente sendiri, yang terletak di Tijuana, Baja California, Meksiko, merupakan markas Club Tijuana dan dikenal dengan julukan “La Perrera” atau “The Kennel”. Stadion ini memiliki kapasitas 27.333 penonton dan sedang dalam proses perluasan. Dengan lapangan berumput sintetis, Estadio Caliente seringkali menjadi ujian tersendiri bagi tim tamu.