Rahmad Darmawan: Persipura di Jalur Promosi Liga 1, Fokus Tak Hanya Klasemen

terus berjuang keras di kompetisi 2025/2026, menargetkan kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Super League. Pelatih (RD) menegaskan bahwa fokus tim saat ini adalah performa di lapangan, bukan semata-mata posisi di tabel klasemen, meskipun Mutiara Hitam berada di jalur yang tepat untuk promosi.

Hingga akhir Februari 2026, Persipura menempati posisi kedua Grup 2 dengan raihan 40 poin dari 20 pertandingan. Mereka hanya terpaut dua poin dari pemuncak klasemen, PSS Sleman, yang mengoleksi 42 poin dari jumlah laga yang sama. Posisi ini menempatkan Persipura dalam persaingan ketat untuk mendapatkan tiket promosi. Tim yang finis sebagai runner-up grup berhak melakoni babak play-off promosi.

Menjelang laga krusial kontra Kendal Tornado FC yang dijadwalkan hari ini, Minggu (1/3/2026), Rahmad Darmawan menyampaikan pandangannya. “Sejauh ini ada tim yang memiliki peluang lebih baik,” ucap RD dalam jumpa pers di Stadion Sriwedari. Ia menambahkan, “Tapi fokus kami sekali lagi tidak pada klasemen. Tapi bagaimana tim saya menghadapi satu lawan yang sangat sulit (Kendal).”

Rahmad Darmawan, yang kembali menukangi Persipura sejak 13 Oktober 2025 setelah sebelumnya sempat ditawari posisi Direktur Teknik, memiliki target realistis untuk membawa tim lolos kualifikasi dan minimal menempati peringkat kedua grup. Pengalaman RD membawa Persipura juara Liga Indonesia 2005 diharapkan mampu membangkitkan kembali kejayaan tim. Dedikasi dan strateginya bahkan diganjar penghargaan Pelatih Terbaik Liga 2 untuk bulan Januari 2026, bersama pemain Persipura, Bima Ragil, yang meraih Pemain Terbaik.

Manajer Persipura, Owen Rahadiyan, juga memiliki visi jangka panjang yang melampaui sekadar promosi. Ia menekankan pentingnya membangun ekosistem dan keberlanjutan klub, serta profesionalisme. “Percuma kalau saya hanya masuk Liga 1, tapi kalau sistem manajemen enggak dibangun, pengolahan profesionalisme ini, ya percuma saja kan,” ujar Owen, yang juga aktif berdialog dengan suporter untuk menyelaraskan visi masa depan klub.

Optimisme terhadap kembalinya Mutiara Hitam ke Liga 1 juga datang dari Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri. Ia yakin Persipura mampu kembali berlaga di kasta tertinggi pada musim 2026, menyusul tren positif dan performa signifikan yang ditunjukkan tim dalam beberapa pertandingan terakhir. Skuad Persipura musim ini diperkuat oleh bintang-bintang lawas seperti Yustinus Pae, Ian Kabes, dan Boaz Solossa, serta talenta muda seperti Reno Salampessy.

Laga tandang melawan Kendal Tornado FC hari ini menjadi ujian penting bagi Persipura untuk menjaga momentum promosi. Tim dituntut tampil disiplin dan memanfaatkan setiap peluang demi meraih hasil maksimal.