Raih Pahala Berlimpah: Keutamaan Salat Tarawih Malam Keempat dan Kelima Ramadan 2026

Author Image

Hodak

21 Februari 2026

Trending Image 1771677357

Bulan suci Ramadan 1447 Hijriah diperkirakan akan segera menyapa umat Muslim di seluruh dunia, dengan awal puasa yang diproyeksikan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, setelah malam pertama Tarawih pada Selasa, 17 Februari 2026. Penetapan tanggal pasti ini, seperti biasa, akan bergantung pada hasil rukyatul hilal atau penampakan bulan. Di tengah penantian datangnya bulan penuh berkah ini, umat Islam bersiap menyambut salah satu ibadah sunah yang paling dinanti, yakni salat Tarawih, yang diyakini membawa ganjaran pahala yang luar biasa, terutama pada malam-malam tertentu.

Salat Tarawih merupakan ibadah sunah muakkad yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan setiap malam selama Ramadan, setelah salat Isya. Ibadah ini menjadi momentum istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas spiritual dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa melakukan shalat (Tarawih) pada Ramadhan dengan iman dan ikhlas (karena Allah Ta’âlâ), maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” Hadis ini menjadi motivasi utama bagi umat Muslim untuk tidak melewatkan kesempatan berharga ini.

Keutamaan Salat Tarawih Malam Keempat

Bagi umat Muslim yang menunaikan salat Tarawih pada malam keempat Ramadan, terdapat keutamaan yang sangat istimewa. Menurut riwayat yang banyak dinukil dalam Kitab karya Syekh al-Khaubawihi, orang yang melaksanakan salat Tarawih pada malam ini akan mendapatkan pahala setara dengan pahala membaca empat kitab suci sekaligus. Kitab-kitab suci yang dimaksud adalah Taurat yang diturunkan kepada Nabi Musa AS, Injil kepada Nabi Isa AS, Zabur kepada Nabi Daud AS, dan Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW. Meskipun para ulama hadis menjelaskan bahwa riwayat spesifik mengenai keutamaan setiap malam Tarawih ini memiliki derajat lemah (dhaif), kandungan maknanya tetap berfungsi sebagai pendorong semangat bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah di bulan suci.

Keutamaan Salat Tarawih Malam Kelima

Tidak kalah istimewa, malam kelima Ramadan juga menjanjikan ganjaran pahala yang besar bagi mereka yang menunaikan salat Tarawih. Dalam Kitab Durratun Nashihin disebutkan bahwa Allah SWT akan memberikan pahala seperti pahala seseorang yang melaksanakan salat di tiga masjid suci: Masjidil Haram di Mekkah, Masjid Nabawi di Madinah, dan Masjidil Aqsa di Yerusalem. Ketiga masjid ini memiliki kedudukan yang sangat mulia dalam Islam. Salat di Masjidil Haram diketahui dilipatgandakan hingga seratus ribu kali lipat, sementara di Masjid Nabawi seribu kali lipat, dibandingkan salat di masjid biasa. Keutamaan ini menjadi motivasi kuat bagi umat Muslim untuk meraih keberkahan yang berlipat ganda.

Peran Bilal Tarawih dalam Kekhusyukan Ibadah

Dalam pelaksanaan salat Tarawih berjamaah, terutama di Indonesia, peran menjadi bagian tak terpisahkan. Bilal adalah individu yang ditunjuk untuk memandu bacaan selawat, zikir, dan seruan di antara rakaat Tarawih dan Witir. Fungsi Bilal tidak hanya sebagai penanda jumlah rakaat atau pemberi jeda istirahat bagi jemaah, tetapi juga untuk memandu jemaah memperbanyak zikir dan selawat. Tradisi ini telah berlangsung sejak masa Khalifah Umar bin Khattab dan berperan penting dalam menjaga keteraturan, kekhusyukan, serta makna ibadah salat Tarawih di bulan Ramadan.

Dengan mengetahui keutamaan-keutamaan ini, diharapkan umat Muslim dapat semakin termotivasi untuk mengisi setiap malam Ramadan dengan ibadah yang tulus dan penuh keikhlasan, demi meraih ampunan dan rahmat dari Allah SWT.