Real Madrid bersiap menghadapi Getafe dalam laga krusial pekan ke-26 La Liga musim 2025/2026. Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 2 Maret 2026, pukul 22.00 CEST atau Selasa dini hari, 3 Maret 2026, pukul 03.00 WIB di Stadion Santiago Bernabéu ini menjadi ajang bagi Los Blancos untuk merebut kembali puncak klasemen dari rival abadi mereka, Barcelona.
Saat ini, Real Madrid menempati posisi kedua di tabel La Liga, terpaut satu poin dari Barcelona yang berada di puncak. Kemenangan menjadi harga mati bagi skuad asuhan Álvaro Arbeloa untuk menjaga asa juara di tengah persaingan ketat.
Badai Cedera Hantam Skuad Real Madrid
Namun, misi penting ini dibayangi oleh krisis cedera yang melanda tim. Sejumlah pilar utama dipastikan absen atau diragukan tampil. Bintang penyerang Kylian Mbappé masih berkutat dengan cedera lutut dan diperkirakan menepi hingga pertengahan Maret 2026, bahkan absen pada laga Liga Champions sebelumnya melawan Benfica. Pelatih interim Álvaro Arbeloa menyatakan, “Kami akan menjalaninya hari demi hari. Ini masalah melihat bagaimana perasaannya. Saat ini yang terbaik adalah tidak memberikan tenggat waktu, kami ingin melihat bagaimana perasaannya dan kami akan memutuskan berdasarkan itu.”
Selain Mbappé, gelandang serang Jude Bellingham juga harus menepi karena cedera hamstring yang kemungkinan membuatnya absen hingga April. Lini belakang juga tak luput dari masalah, dengan Éder Militão yang mengalami cedera tendon/hamstring dan Raúl Asencio yang menderita cedera leher saat laga kontra Benfica. Dani Ceballos juga masuk daftar absen karena cedera paha/betis.
Kekhawatiran semakin bertambah dengan kondisi Dean Huijsen yang baru berlatih sebagian dan Eduardo Camavinga yang absen latihan karena sakit gigi parah, membuat keduanya diragukan tampil. Absennya banyak pemain kunci, terutama di lini pertahanan, membuat Arbeloa harus memutar otak untuk meracik strategi terbaik.
Kembalinya Rodrygo Jadi Angin Segar
Di tengah badai cedera, ada kabar baik dengan kembalinya Rodrygo ke kondisi fit setelah absen hampir tiga minggu. Penyerang asal Brasil ini diharapkan dapat mengisi kekosongan di lini serang dan menjadi tumpuan. Arbeloa menekankan pentingnya peran Rodrygo, “Dia harus sangat penting. Dia sudah begitu sebelum cedera. Dia bisa menjadi penentu dan fundamental, dia telah menunjukkan kualitasnya selama bertahun-tahun dan apa yang bisa dia sumbangkan di tiga posisi serangan. Dia sangat lengkap dan sulit untuk dipertahankan. Dia akan memberi kami banyak kemungkinan. Saya sangat ingin dia kembali.”
Real Madrid sendiri datang ke laga ini dengan modal positif usai mengamankan tiket babak 16 besar Liga Champions dengan kemenangan agregat 3-1 atas Benfica. Namun, performa mereka di liga sempat terganggu dengan kekalahan 1-2 dari Osasuna. Meskipun demikian, Los Blancos memiliki rekor kandang yang impresif dengan 33 poin dari 12 laga, menjadikannya salah satu yang terbaik di liga.
Getafe Siap Beri Perlawanan Sengit
Di sisi lawan, Getafe yang dilatih oleh Pepe Bordalás dikenal sebagai tim yang tangguh dan sulit ditembus. Mereka saat ini berada di posisi ke-13 klasemen La Liga dengan 29 poin, unggul lima poin dari zona degradasi. Getafe menunjukkan ketangguhan mereka dengan meraih hasil imbang melawan Celta Vigo (0-0) dan Girona (1-1), serta mencatatkan kemenangan atas Alavés (2-0) dan Villarreal (2-1) pada Februari lalu.
Namun, Getafe juga tidak tampil dengan kekuatan penuh. Pemimpin lini belakang mereka, Djené, harus absen karena skorsing. Ancaman utama Getafe di lini serang kemungkinan akan datang dari Mauro Arambarri, yang telah mencetak dua gol dalam lima penampilan terakhirnya, serta striker pinjaman Martín Satriano dan top skorer tim, Borja Mayoral.
Secara taktik, Getafe diperkirakan akan bermain defensif dengan dua lapis pertahanan rapat, mengandalkan serangan balik atau bola mati untuk menciptakan peluang. Real Madrid diprediksi akan mendominasi penguasaan bola, mencoba membongkar pertahanan kokoh Getafe.
Dominasi Real Madrid dalam Rekor Pertemuan
Secara head-to-head, Real Madrid memiliki rekor yang sangat superior atas Getafe. Los Blancos memenangkan tiga pertemuan terakhir tanpa kebobolan satu gol pun. Dalam lima pertemuan terakhir, Real Madrid unggul dengan agregat 8-1. Bahkan, Getafe telah kalah dalam delapan pertemuan terakhir melawan Real Madrid di semua kompetisi, hanya mampu mencetak satu gol dalam rentetan kekalahan tersebut. Kemenangan terakhir Getafe di Bernabéu terjadi pada Februari 2008, menunjukkan betapa beratnya tugas mereka di laga ini.