Real Salt Lake Awali Musim MLS di Februari, Tantangan Cuaca dan Harapan Baru

(RSL) memulai kampanye Major League Soccer () 2026 dengan jadwal yang lebih awal, termasuk pertandingan kandang di bulan Februari. Fenomena ini bukan hanya terjadi pada RSL, melainkan bagian dari pergeseran kalender liga yang lebih luas, menghadirkan tantangan unik bagi para pemain dan pengalaman berbeda bagi para penggemar.

Klub berjuluk The Claret-and-Cobalt ini dijadwalkan melakoni pertandingan kandang perdananya di musim 2026 pada Sabtu, 28 Februari, melawan rival lama Wilayah Barat, Seattle Sounders FC, di . Pertandingan ini menjadi laga kandang paling awal bagi RSL sejak pertandingan Piala Champions CONCACAF pada 26 Februari tahun lalu (2025) melawan Herediano, yang merupakan pembuka kandang Februari pertama mereka. Sebelumnya, laga kandang paling awal RSL adalah pada 1 Maret 2011.

Pergeseran Kalender MLS Menuju Standar Global

Musim reguler MLS 2026 sendiri telah dimulai pada 21 Februari dan akan berlangsung hingga 7 November. Musim ini akan menjadi musim penuh terakhir yang dimainkan di bawah format semi-gugur saat ini. MLS berencana untuk beralih ke format musim panas-musim semi, selaras dengan kalender global FIFA, yang akan dimulai pada musim 2027-2028. Perubahan ini akan didahului oleh musim transisi yang dipersingkat (14 pertandingan) dari Februari hingga Mei 2027.

Keputusan untuk menggeser kalender ini didorong oleh beberapa alasan strategis, termasuk integrasi yang lebih baik dengan pasar transfer global, mengurangi konflik penjadwalan dengan jendela internasional FIFA, dan meningkatkan akses ke pemain top. Selain itu, Piala Champions CONCACAF (CCC) juga dimulai pada bulan Februari, dengan babak pertama dimainkan di bulan Februari dan babak 16 besar di bulan Maret. Tim-tim MLS yang memulai CCC di bulan Februari menghadapi kerugian karena turnamen tersebut bertepatan dengan pramusim mereka.

Awal Musim RSL 2026: Skuad Muda dan Harapan Baru

Sebelum laga kandang perdananya, Real Salt Lake telah melakoni pertandingan pembuka musim reguler MLS 2026 pada 21 Februari lalu, bertandang ke markas Vancouver Whitecaps FC dan menelan kekalahan tipis 1-0. Pelatih kepala RSL, , memimpin skuad yang didominasi pemain muda dan produk akademi. Lima pemain jebolan akademi RSL dan tiga pemain melakukan debut klub/liga mereka dalam pertandingan melawan Vancouver. Di antaranya adalah Luca Moisa yang berusia 17 tahun dan Zach Booth yang berusia 18 tahun, yang melakukan debut MLS dan RSL mereka, serta Aiden Hezarkhani yang juga remaja dan mendapatkan kesempatan starter pertamanya.

RSL juga memperkuat tim dengan beberapa rekrutan baru, termasuk penyerang Morgan Guilavogui (Pemain Unggulan), Juan Manuel Sanabria, Juan José Arias, dan Lukas Engel. Mastroeni menekankan pentingnya keberanian dan ekspresi diri di lapangan. “Saya mendorong para pemain untuk berani, dan benar-benar mengekspresikan diri mereka,” ujar Mastroeni sebelum perjalanan ke British Columbia. Ia juga menambahkan bahwa penting untuk memiliki “mentalitas pemenang” dan tetap berada dalam permainan untuk mendapatkan peluang memenangkan pertandingan. DeAndre Yedlin, yang bergabung tahun lalu, memuji lingkungan tim yang ramah, menyatakan, “Tim ini sangat mudah untuk berasimilasi, dengan banyak pemain yang ramah, staf yang ramah, dan klub yang benar-benar ramah.”

Tantangan Cuaca dan Keuntungan Ketinggian

Bermain di bulan Februari di Salt Lake City membawa tantangan cuaca dingin. Suhu rata-rata tertinggi di bulan Februari adalah 6°C (43°F) dan rata-rata terendah -4°C (25°F), dengan kemungkinan hujan atau salju sebesar 25%. Meskipun demikian, suhu bisa mencapai lebih dari 10°C (50°F) pada sekitar delapan hari di bulan tersebut, bahkan di atas 16°C (60°F) pada satu atau dua hari. Namun, suhu juga bisa tetap di bawah titik beku selama tiga hari.

Meskipun cuaca dingin menjadi pertimbangan, America First Field RSL berada di ketinggian 4.463 kaki, yang dapat memberikan keuntungan tersendiri bagi tim tuan rumah, terutama saat menghadapi tim dari iklim yang lebih hangat. Pergeseran kalender MLS di masa depan, yang akan mendorong lebih banyak pertandingan ke bulan-bulan musim dingin, akan memerlukan peningkatan infrastruktur di fasilitas pelatihan dan stadion, terutama bagi tim-tim di wilayah beriklim dingin.

Dengan Piala Dunia FIFA 2026 yang akan diselenggarakan di Amerika Utara, sorotan terhadap MLS diharapkan akan meningkat, memberikan kesempatan bagi liga untuk menunjukkan kualitas dan perkembangannya. Real Salt Lake, dengan skuad mudanya dan semangat baru, siap menghadapi tantangan awal musim ini dan beradaptasi dengan evolusi kalender MLS.