Red Star Belgrade Bertekad Lanjutkan Dominasi di Kandang, Lille Hadapi Misi Mustahil di Liga Europa

Author Image

Hodak

27 Februari 2026

Duel sengit di babak playoff 2025/2026 mencapai puncaknya saat , atau yang dikenal juga sebagai Crvena Zvezda, menjamu wakil Prancis di Stadion Rajko Mitić, Belgrade, pada Kamis, 26 Februari 2026. Tuan rumah datang dengan modal berharga, unggul agregat 1-0 dari leg pertama yang berlangsung di Prancis pekan lalu.

Kemenangan tipis 1-0 di Stade Pierre-Mauroy pada 19 Februari 2026 menjadi sejarah tersendiri bagi Red Star, menandai kemenangan pertama mereka di tanah Prancis dalam sembilan percobaan. Gol tunggal dicetak oleh bek asal Nigeria, , yang menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut.

Dominasi Red Star Belgrade dan Tantangan Lille

Catatan pertemuan kedua tim menunjukkan dominasi Red Star Belgrade. Dari dua pertemuan sebelumnya, tim Serbia selalu keluar sebagai pemenang dengan skor 1-0, termasuk satu laga di fase grup Liga Europa musim ini. Ini menambah kepercayaan diri skuad asuhan pelatih Vladan Milojević yang tengah dalam performa impresif.

Setelah kemenangan di leg pertama, Red Star Belgrade melanjutkan tren positifnya dengan melibas rival abadi Partizan Belgrade 3-0 dalam derbi liga domestik. Statistik juga menunjukkan betapa tangguhnya mereka di kandang, hanya menelan satu kekalahan dalam 13 pertandingan terakhir di Stadion Rajko Mitić di semua kompetisi.

Di sisi lain, Lille datang ke Belgrade dengan kondisi yang kurang stabil. Performa mereka di awal tahun 2026 sempat goyah. Meskipun berhasil mengakhiri rentetan empat pertandingan tanpa kemenangan tandang dengan menundukkan Angers 1-0 di Ligue 1, misi mereka di Liga Europa kali ini terbilang berat. Sejarah mencatat, Lille belum pernah berhasil melaju ke babak selanjutnya di kompetisi Eropa setelah kalah di leg pertama.

Pemain Kunci dan Strategi

Red Star Belgrade diperkirakan akan mengandalkan kekompakan lini belakang dan transisi cepat. Franklin Tebo Uchenna, pencetak gol di leg pertama, akan menjadi sorotan. Pemain seperti Aleksandar Katai diharapkan menjadi motor serangan kreatif, sementara Marko Arnautović akan menjadi ujung tombak yang kuat secara fisik. Namun, mereka harus bermain tanpa Vladimir Lucic yang terkena skorsing.

Pelatih Lille, Bruno Génésio, dihadapkan pada tantangan besar, terutama dengan absennya beberapa pemain kunci akibat cedera, termasuk Alexsandro, Thomas Meunier, dan Ethan Mbappé. Olivier Giroud akan menjadi tumpuan utama di lini serang Lille, dengan kemampuan duel udara dan menahan bola yang krusial untuk membongkar pertahanan Red Star. Hákon Haraldsson juga patut diwaspadai karena kecenderungannya mencetak gol cepat.

Pertandingan ini akan dipimpin oleh wasit asal Inggris, Anthony Taylor. Dengan keunggulan agregat dan rekor kandang yang solid, Red Star Belgrade memiliki peluang besar untuk melangkah ke babak selanjutnya. Namun, Lille tentu tidak akan menyerah begitu saja dan akan berjuang keras untuk menciptakan kejutan di Stadion Rajko Mitić.