Berita

Riuh Rebutan Emas di Jewellery Fair JCC, Pengunjung Antre Sejak Dini Hari

Advertisement

Jakarta – Suasana riuh sempat mewarnai pembukaan Jewellery Fair 2026 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan pada Sabtu (14/2/2026). Para pengunjung terlihat berebut untuk dapat memasuki area pameran demi membeli emas fisik.

Dalam sebuah video yang beredar, tampak para pengunjung Jewellery Fair 2026 berkumpul di depan pintu masuk acara. Mereka saling dorong dan berteriak demi mendapatkan giliran pertama. “Tarik, Pak,” terdengar seruan dari salah satu pengunjung dalam video tersebut.

Para pengunjung dalam video itu tampak mengenakan lanyard berwarna merah, menandakan mereka adalah peserta acara. Suasana semakin ramai dengan adanya saling tunjuk dan teriakan di antara pengunjung yang berebut masuk.

Pantauan detikcom di lokasi pada pukul 11.52 WIB, situasi di JCC Senayan telah berangsur kondusif. Pengunjung yang belum mendapatkan giliran masuk kini mengantre dengan tertib di area tunggu yang telah disediakan panitia di halaman depan pintu masuk acara. Tali pembatas digunakan untuk mengatur area antrean.

Seorang warga asal Kalimalang, Jakarta Timur, Dodi, menjelaskan bahwa antrean yang terekam dalam video viral tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIB, sebelum pintu masuk acara dibuka. “Belum dibuka kan pintu, jadi cuma suara-suara saja sih. Nggak sampai dorong-dorongan karena kan memang belum dibuka ya gitu,” ujarnya.

Advertisement

Menurut Dodi, panitia baru mulai mengatur pengunjung sekitar pukul 08.00 WIB. Ia menambahkan bahwa kuota untuk pembelian emas pada hari itu dibatasi hanya untuk 200 pengunjung. Dodi sendiri mendapatkan nomor antrean 112.

“Ya tadi mungkin karena melihat kondisinya udah nggak kondusif ya dipakailah list yang kita buat tadi gitu. Tapi itu pun kan sebenarnya list di kita itu sudah 300-an,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Jewellery Fair 2026 diselenggarakan di JCC Senayan mulai tanggal 12 hingga 14 Februari 2026. Jam operasional pameran adalah pukul 10.00 WIB hingga 21.00 WIB.

Advertisement