Bogor, Jawa Barat – Bencana angin kencang dilaporkan menerjang dua kecamatan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (12/2) siang. Peristiwa ini mengakibatkan 86 kepala keluarga (KK) terdampak, dengan satu keluarga terpaksa mengungsi sementara.
Detail Dampak Bencana
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan, Abdul Muhari, mengonfirmasi kejadian tersebut pada Sabtu (14/2/2026). Ia menyatakan, “Sebanyak 86 kepala keluarga terdampak dan satu kepala keluarga sempat mengungsi.” Peristiwa angin kencang ini terjadi di Kecamatan Cibinong dan Citeureup.
Penanganan dan Imbauan BNPB
Menanggapi kejadian ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor segera bergerak melakukan penanganan darurat. Upaya pendataan dan pembersihan material puing-puing telah dilakukan. “Kondisi terkini dilaporkan sudah kondusif dan warga bergotong royong melakukan perbaikan rumah yang terdampak,” ujar Abdul Muhari.
BNPB mengimbau seluruh masyarakat dan pemerintah daerah untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, khususnya yang berkaitan dengan peristiwa hidrometeorologi basah. Imbauan tersebut mencakup:
- Melakukan evakuasi mandiri dan mengetahui jalur evakuasi yang aman apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan durasi lama.
- Warga yang bermukim di daerah bantaran sungai diminta untuk secara rutin memantau ketinggian muka air.
- Memperbarui informasi cuaca secara berkala dari lembaga resmi yang berwenang.
Pihak BNPB juga mengingatkan pentingnya kesiapan dalam menghadapi potensi bencana alam yang dapat terjadi kapan saja.






