Stadio Olimpico akan menjadi saksi bisu pertarungan sengit antara dua wakil Italia, AS Roma dan Bologna, dalam leg kedua babak 16 besar Liga Europa 2025/2026. Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 20 Maret 2026, pukul 03.00 WIB, dengan siaran langsung melalui Vidio.
Laga ini menjadi penentu mutlak siapa yang berhak melangkah ke babak perempat final kompetisi Eropa tersebut. Kedua tim datang dengan modal hasil imbang 1-1 pada leg pertama yang digelar di markas Bologna, Stadion Renato Dall’Ara.
Imbang di Leg Pertama, Peluang Terbuka Lebar
Pada pertemuan pertama di Bologna, tuan rumah sempat unggul lebih dulu melalui gol Federico Bernardeschi. Namun, AS Roma berhasil menyamakan kedudukan berkat gol dari kapten mereka, Lorenzo Pellegrini. Hasil ini membuat agregat sementara 1-1, dan peluang kedua tim masih sangat terbuka lebar untuk lolos.
Perlu dicatat, aturan gol tandang sudah tidak lagi diberlakukan di kompetisi Eropa. Artinya, jika skor kembali imbang setelah 90 menit di Olimpico, pertandingan akan dilanjutkan ke babak tambahan waktu, bahkan adu penalti jika diperlukan, untuk menentukan pemenang.
Performa Terkini dan Kondisi Skuad
AS Roma: Berharap Tuah Olimpico di Tengah Badai Cedera
AS Roma, di bawah asuhan Gian Piero Gasperini, menghadapi periode yang menantang. Dalam lima pertandingan terakhirnya, I Giallorossi hanya mampu meraih satu kemenangan, dua hasil imbang, dan menelan dua kekalahan. Mereka sempat ditahan imbang Juventus 3-3, namun juga takluk dari Como dan Genoa di Serie A.
Tim Serigala Ibu Kota juga diterpa badai cedera yang cukup parah, dengan absennya dua pilar penting di lini serang, Paulo Dybala dan Artem Dovbyk. Harapan kini banyak tertumpu pada penyerang asal Belanda, Donyell Malen, yang diharapkan mampu menjadi tumpuan gol. Penjaga gawang Mile Svilar juga menunjukkan performa gemilang di leg pertama, menjadi tembok kokoh yang sulit ditembus.
Bologna: Konsisten dan Penuh Percaya Diri
Di sisi lain, Bologna asuhan Vincenzo Italiano datang dengan kepercayaan diri tinggi. Mereka menunjukkan performa yang lebih stabil dengan meraih tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan dalam lima laga terakhirnya. Kemenangan tipis 1-0 atas Sassuolo di Serie A menjadi modal berharga sebelum bertandang ke Roma.
Meski kehilangan bek kiri Juan Miranda akibat suspensi, kedalaman skuad Bologna di lini tengah, terutama dengan kehadiran Lewis Ferguson dan Remo Freuler, diprediksi mampu meredam kreativitas lini tengah Roma. Federico Bernardeschi, yang mencetak gol di leg pertama, serta Santiago Castro di lini depan, akan menjadi ancaman utama bagi pertahanan Roma.
Rekor Pertemuan dan Prediksi Taktik
Secara keseluruhan, dari 39 pertemuan, AS Roma unggul dengan 18 kemenangan berbanding 9 kemenangan milik Bologna, sementara 12 laga berakhir imbang. Namun, dalam enam pertemuan terakhir, Bologna justru sedikit lebih unggul dengan tiga kemenangan, dua hasil imbang, dan hanya satu kekalahan dari Roma.
Laga ini diprediksi akan berjalan sangat taktis. AS Roma kemungkinan akan mencoba menguasai bola sejak awal dan memanfaatkan pergerakan wing-back mereka untuk melebar. Sementara itu, Bologna diperkirakan akan bermain lebih menunggu dan mengandalkan high pressing saat pemain Roma melakukan kesalahan di area tengah lapangan. Duel ini menjanjikan tontonan yang ketat dan penuh strategi, mengingat kedua tim sama-sama memiliki ambisi besar untuk melaju di Liga Europa.