Roma vs Bologna: Olimpico Jadi Saksi Penentuan Tiket Perempat Final Liga Europa

akan menjadi arena pertarungan sengit saat menjamu Bologna dalam leg kedua babak 16 besar pada Kamis, 19 Maret 2026. Pertandingan ini diprediksi menjadi duel hidup mati bagi kedua tim Italia tersebut, mengingat hasil imbang 1-1 pada leg pertama di kandang Bologna pekan lalu.

Laga penentuan ini akan dimulai pada pukul 21.00 CET, dengan satu tiket perempat final Liga Europa menjadi taruhan utama. Hasil imbang di leg pertama membuat agregat masih sama kuat, sehingga kemenangan menjadi harga mati bagi Giallorossi maupun Rossoblu untuk melaju ke babak selanjutnya.

Performa Terkini dan Rekor Pertemuan

AS Roma, di bawah asuhan , tengah menghadapi periode sulit. Mereka tercatat tanpa kemenangan dalam empat pertandingan terakhir di semua kompetisi, dengan dua hasil imbang dan dua kekalahan. Terbaru, Roma menelan kekalahan 2-1 dari Como di ajang Serie A. Meskipun demikian, performa kandang Roma di Serie A musim 2025/2026 cukup meyakinkan dengan sembilan kemenangan, dua seri, dan tiga kekalahan.

Di sisi lain, Bologna datang dengan kepercayaan diri lebih tinggi. Skuad asuhan Vincenzo Italiano ini menunjukkan performa yang lebih stabil, meraih enam kemenangan dari delapan pertandingan terakhir mereka di semua ajang, termasuk kemenangan tipis 1-0 atas Sassuolo di Serie A. Bologna juga memiliki rekor impresif di kompetisi Eropa, tidak terkalahkan dalam sepuluh pertandingan terakhir mereka.

Secara head-to-head, AS Roma unggul dalam sejarah pertemuan dengan 24 kemenangan berbanding 11 kemenangan untuk Bologna dari total 47 pertandingan. Namun, dalam beberapa pertemuan terakhir, Bologna menunjukkan perlawanan sengit, hanya kalah sekali dari tujuh laga terakhir melawan Roma, dengan tiga kemenangan dan tiga hasil imbang.

Ancaman dari Kedua Sisi

Pada leg pertama, Lorenzo Pellegrini menjadi penyelamat Roma dengan golnya yang menyamakan kedudukan setelah Federico Bernardeschi membawa Bologna unggul. Di kubu Roma, penyerang seperti Donyell Malen juga menjadi ancaman, terbukti dengan gol penaltinya di laga kontra Como. Sementara itu, Bologna memiliki Thijs Dallinga yang mencetak gol kemenangan penting melawan Sassuolo.

Pelatih Roma, Gian Piero Gasperini, membawa pengalaman juara Liga Europa bersama Atalanta dua tahun lalu, sebuah faktor yang bisa menjadi motivasi tambahan bagi timnya. Namun, Bologna juga telah membuktikan ketangguhan mereka, terutama di laga tandang, dengan memenangkan lima pertandingan tandang terakhir mereka di semua kompetisi.

Prediksi Pertandingan

Meskipun Roma sedang dalam tren negatif, keuntungan bermain di kandang sendiri di Stadio Olimpico diyakini akan memberikan dorongan moral yang signifikan. Beberapa prediksi menyoroti kemungkinan kemenangan tipis bagi Roma, dengan skor 2-1 atau 1-0. Namun, mengingat ketajaman kedua tim dalam mencetak gol, banyak pihak juga memprediksi bahwa kedua tim akan sama-sama mencetak gol dalam pertandingan ini.