Sepakbola

Roy Keane: Arsenal Mulai Rasakan Tekanan di Puncak Klasemen Liga Inggris

Advertisement

Kekalahan dari Manchester United di kandang sendiri memperpanjang tren minor Arsenal di Premier League. Mantan kapten Manchester United, Roy Keane, menilai The Gunners mulai merasakan tekanan di puncak klasemen.

Arsenal Terpeleset dalam Tiga Laga Terakhir

Arsenal harus menelan pil pahit saat menjamu Manchester United di Emirates Stadium pada Minggu (25/1/2026) malam WIB. Tim asuhan Mikel Arteta itu takluk dengan skor 2-3 dari Setan Merah. Hasil ini menambah daftar panjang Arsenal yang gagal meraih kemenangan dalam tiga pertandingan terakhirnya di Premier League. Sebelum dipermalukan MU, Arsenal hanya mampu bermain imbang 0-0 melawan Liverpool dan Nottingham Forest.

Akibat rentetan hasil minor tersebut, keunggulan Arsenal di puncak klasemen Liga Inggris semakin tergerus. Jika sebelumnya mereka sempat unggul tujuh poin dari pesaing terdekat seperti Manchester City dan Aston Villa, kini jarak tersebut terpangkas menjadi hanya empat poin.

Keane: Arsenal Dihantui Rasa Takut

Roy Keane menilai bahwa Arsenal mulai dihantui rasa takut dalam menghadapi tekanan persaingan di papan atas. Ia mendesak para pemainnya, termasuk Declan Rice, untuk segera mengatasi tekanan yang ada.

“Tekanan ada di Arsenal. Mereka melihat hasil pertandingan lain; mereka punya segalanya yang menguntungkan mereka di semua kompetisi. Itulah tekanan; mereka merasakan tekanan,” ujar Keane seperti dilansir Sky Sports.

Advertisement

Lebih lanjut, Keane menekankan pentingnya cara Arsenal dalam menyikapi tekanan tersebut. Menurutnya, hal ini menjadi catatan penting yang telah merugikan Arsenal di musim-musim sebelumnya ketika mereka berada di posisi yang menguntungkan.

“Yang paling penting bagaimana mereka mengatasinya. Itulah yang merugikan mereka dalam beberapa tahun terakhir ketika mereka sudah ada di posisi bagus.”

“Tandanya ada dalam beberapa pekan terakhir. Melawan Liverpool, Forest, dan hari ini (melawan MU). Kehilangan momentum itu.”

“Saya tidak percaya mereka tidak terlihat seperti tim yang percaya diri. Mainkan permainannya, mereka jelas sedang memanfaatkan momen ini. Mereka harus kembali ke dasar dan menerima tantangan ini alih-alih takut menghadapinya,” pungkasnya.

Sumber: 90Menit.ID

Advertisement