PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) telah merampungkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2025 pada Kamis, 12 Maret 2026, dengan keputusan penting pengangkatan David Formula sebagai Direktur Perseroan. Selain itu, RUPST juga menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp336 per saham untuk kinerja tahun buku 2025.
Pengangkatan David Formula sebagai Direktur Teknologi Informasi ini menandai langkah strategis BCA dalam memperkuat kapabilitas digital dan transformasi teknologi. David Formula bukanlah nama baru di industri perbankan dan teknologi. Ia memiliki pengalaman lebih dari 25 tahun di bidang teknologi informasi. Sebelum diangkat, David menjabat sebagai Senior Executive Vice President Strategic Information Technology Group di BCA sejak tahun 2022.
Rekam jejak karier David Formula mencakup posisi penting di berbagai institusi keuangan. Ia pernah menjabat sebagai Chief Digital and Transformation Officer di PT Prudential Indonesia pada tahun 2022, serta Direktur Informasi dan Teknologi PT Maybank Indonesia Tbk dari 2021 hingga 2022. Sebelumnya, ia juga pernah menjadi Chief Technology Officer (EVP) di Maybank Indonesia pada periode 2018-2021 dan EVP Information Technology di PT Bank OCBC NISP. David meraih gelar Sarjana Matematika dari Universitas Padjadjaran pada tahun 2001 dan Master of Science in Business Analytics dari Michigan State University pada tahun 2014. Pengangkatannya sebagai direktur telah melalui Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (fit and proper test) oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang tertuang dalam Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEPR-11/D.03/2026 tanggal 13 Februari 2026. Masa jabatannya akan berlaku sejak penutupan RUPST 2026 hingga RUPST yang akan diselenggarakan pada tahun 2029.
Dividen Jumbo dan Rencana Pembagian Interim
Dalam RUPST tersebut, pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp336 per saham untuk tahun buku 2025. Total dividen yang dibagikan mencapai Rp41,3 triliun, atau setara dengan 72% dari laba bersih perseroan tahun buku 2025 yang mencapai Rp57,5 triliun. Angka rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio) 72% ini merupakan yang tertinggi yang pernah dibagikan oleh BCA.
Jumlah dividen Rp336 per saham tersebut sudah termasuk dividen interim sebesar Rp55 per saham yang telah dibayarkan pada 22 Desember 2025. Dengan demikian, sisa dividen yang akan dibayarkan kepada pemegang saham adalah sebesar Rp281 per saham. Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, menyatakan bahwa keputusan RUPST ini menunjukkan komitmen perseroan untuk senantiasa memberikan nilai tambah yang berkesinambungan kepada pemegang saham.
Lebih lanjut, direksi juga menginformasikan adanya potensi pembagian dividen interim hingga tiga kali dalam setahun untuk tahun buku 2026, yang direncanakan akan dibagikan per kuartal. Rencana ini akan bergantung pada kondisi keuangan perseroan dan persetujuan dewan komisaris.
Keputusan Penting Lainnya dari RUPST
Selain pengangkatan direktur dan pembagian dividen, RUPST BCA juga menyetujui beberapa agenda penting lainnya. Pemegang saham menyetujui laporan tahunan dan memberikan pelunasan serta pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) kepada anggota Direksi atas tindakan pengurusan dan kepada anggota Dewan Komisaris Perseroan atas tindakan pengawasan.
RUPST juga menegaskan berakhirnya masa jabatan anggota Dewan Komisaris dan Direksi perseroan yang berakhir pada penutupan RUPST. Perseroan menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Cyrillus Harinowo selaku Komisaris Independen dan Rudy Susanto selaku Direktur Perseroan atas kontribusi yang telah diberikan selama masa jabatan mereka.
Aksi korporasi lain yang disetujui adalah rencana pembelian kembali saham (shares buyback) sebanyak-banyaknya sebesar Rp5 triliun. RUPST juga menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan untuk menyesuaikan dengan regulasi terbaru serta menunjuk Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan, anggota jaringan global PwC, untuk mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026.
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi BCA
Dengan berakhirnya RUPST, susunan Dewan Komisaris dan Direksi PT Bank Central Asia Tbk adalah sebagai berikut:
- Dewan Komisaris:
- Presiden Komisaris: Jahja Setiaatmadja
- Komisaris: Tonny Kusnadi
- Komisaris Independen: Raden Pardede
- Komisaris Independen: Sumantri Slamet
- Direksi:
- Presiden Direktur: Hendra Lembong
- Wakil Presiden Direktur: Armand Wahyudi Hartono
- Wakil Presiden Direktur: John Kosasih
- Direktur: Subur Tan
- Direktur (membawahi fungsi kepatuhan): Lianawaty Suwono
- Direktur: Santoso
- Direktur: Vera Eve Lim
- Direktur: Haryanto Tiara Budiman
- Direktur: Frengky Chandra Kusuma
- Direktur: Antonius Widodo Mulyono
- Direktur: Hendra Tanumihardja
- Direktur: David Formula