Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan serangkaian gempa bumi mengguncang beberapa wilayah di Indonesia sepanjang Sabtu, 28 Februari 2026. Peristiwa seismik ini mencakup guncangan di Kaimana, Papua Barat, Toli-Toli, Sulawesi Tengah, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Keerom, Papua, hingga Pacitan, Jawa Timur. BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada terhadap potensi gempa susulan.
Gempa Kaimana Terasa Kuat di Pagi Hari
Pada pagi hari, tepatnya pukul 04.49 WIB atau 06.49 WIT, wilayah Kaimana, Papua Barat, diguncang gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo (M) 3,8. Pusat gempa ini berada di laut, sekitar 30 kilometer barat daya Kaimana, pada kedalaman 31 kilometer. Gempa dangkal ini dipicu oleh aktivitas sesar aktif di wilayah setempat. Getaran gempa dirasakan nyata oleh warga Kaimana dengan intensitas skala III Modified Mercalli Intensity (MMI), yang digambarkan seperti ada truk melintas di dalam rumah. Meskipun demikian, BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami. Hingga pukul 07.10 WIT, pemantauan BMKG belum menunjukkan adanya gempa susulan di Kaimana.
Guncangan Magnitudo 5,6 di Toli-Toli
Kemudian pada siang hari, pukul 13.52.07 WIB, gempa dengan magnitudo lebih besar, yakni M 5,6, melanda wilayah Toli-Toli, Sulawesi Tengah. Episenter gempa ini terletak di darat, sekitar 46 kilometer timur laut Toli-Toli, dengan kedalaman yang sangat dangkal, yaitu 10 kilometer. Guncangan dirasakan cukup kuat di Toli-Toli dan Buol, mencapai skala IV MMI. BMKG juga menegaskan bahwa gempa di Toli-Toli ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Gempa Lain di Berbagai Daerah
Selain Kaimana dan Toli-Toli, beberapa wilayah lain juga mengalami aktivitas seismik. Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, diguncang gempa M 4,7 pada pukul 02.21 WIB. Gempa ini berpusat di laut, 78 kilometer utara Sumbawa, dengan kedalaman 18 kilometer, dan getarannya dirasakan hingga skala II MMI di Sumbawa Barat, Sumbawa, Bima, dan Lombok Timur. Sementara itu, Kabupaten Keerom, Papua, mencatat gempa M 4,3 pada pukul 00.31 WIB, berlokasi 54 kilometer barat laut Keerom dengan kedalaman 46 kilometer. Di Jawa Timur, Kabupaten Pacitan juga mengalami gempa M 2,6 pada pukul 12.22.26 WIB, dengan pusat gempa 69 kilometer tenggara Pacitan.
Imbauan BMKG kepada Masyarakat
Menyikapi serangkaian gempa ini, Kepala Balai Besar MKG Wilayah V, Yustus Rumakiek, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Warga juga diminta untuk memeriksa kondisi bangunan tempat tinggal mereka. “Warga juga diminta menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa serta memastikan kondisi rumah aman sebelum kembali masuk,” kata Yustus. Informasi resmi terkait gempa bumi dapat diakses melalui kanal komunikasi resmi BMKG.