Berita

Setelah 38 Tahun Penantian, Jalan Impian Warga Sambas Akhirnya Diresmikan

Advertisement

Perjuangan panjang warga Desa Sungai Sapah, Sambas, untuk mendapatkan akses jalan yang layak akhirnya terwujud. Tangis haru pecah dari Kepala Desa Yuwono saat jalan impian desanya, Jalan Sungai Sapah-Sepadak, diresmikan setelah hampir empat dekade terkatung-katung. Akses yang dulunya rusak parah kini berubah menjadi jalan yang representatif berkat Program Inpres Jalan Daerah (IJD) dari pemerintah pusat.

Peresmian yang dihadiri Staf Khusus Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Herzaky Mahendra Putra; Bupati Sambas, jajaran BPJN Kalimantan Barat, serta masyarakat, menjadi momen emosional bagi Yuwono. Ia menyampaikan rasa terima kasihnya dengan suara bergetar, mengenang penantian panjang sejak 1988. “Dari tahun 1988 baru sekarang terealisasi, kurang lebih 37-38 tahun. Dulu saya ke kantor camat perlu waktu satu jam, sekarang 10 menit sudah sampai,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (25/01/2026).

Yuwono menuturkan betapa kondisi jalan yang buruk kerap menyulitkan aktivitas sehari-hari warga. Anak-anak sekolah sering terlambat bahkan tidak bisa masuk kelas, sementara warga yang membutuhkan layanan kesehatan harus berjuang melewati jalan berlumpur. “Saya sering bertemu anak sekolah di jalan. Karena sudah jam delapan, anak-anak tidak bisa masuk. Ada yang mau ke rumah sakit, sampai balik lagi. Saya sedih,” tuturnya.

Kini, perubahan signifikan dirasakan masyarakat. Hasil pertanian yang dulu sulit dibawa ke pasar, kini para pedagang justru mendatangi kampung. “Dulu sampai ada masyarakat bilang, ‘Pak Kades, pajak jangan dibayar karena jalan kita seperti ini.’ Tapi sekarang, alhamdulillah, pedagang sudah masuk ke kampung,” katanya.

Meski demikian, Yuwono masih menyimpan harapan untuk penyelesaian sisa jalan sepanjang sekitar 1,4 kilometer. Ia memohon dukungan Presiden Prabowo Subianto, Menko AHY, Bupati Sambas, Stafsus Herzaky, dan Kepala BPJN agar pembangunan tersebut dapat dituntaskan.

Respons Cepat Pemerintah

Staf Khusus Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Herzaky Mahendra Putra, menegaskan bahwa pembangunan jalan ini adalah respons cepat pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terhadap aspirasi daerah. “Di satu tahun usia pemerintahan ini, kami berkomitmen untuk terus bekerja secara responsif. Pembangunan infrastruktur seperti ini merupakan bukti nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan keadilan pembangunan hingga ke pelosok negeri. Aspirasi masyarakat Kalbar dan Sambas ini bisa terwujud karena dukungan kepala daerah dan suara masyarakat yang terus disampaikan,” katanya.

Herzaky menambahkan bahwa perubahan di Kecamatan Subah ini menjadi titik awal kebangkitan wilayah yang selama ini dikenal sulit berkembang. “Kalau selama ini ada sebutan Subah susah berubah, alhamdulillah hari ini sudah berubah. Ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo, agar pembangunan konektivitas benar-benar mendorong produktivitas dan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat., termasuk di daerah yang selama ini belum tersentuh secara optimal.”

Ia juga menyampaikan perhatian serius dari Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, bersama Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, dan Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy. “Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, bersama-sama Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, dan Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, memberikan perhatian serius agar pembangunan infrastruktur tidak hanya selesai secara fisik, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kerja keras dan koordinasi lintas kementerian inilah dalam menjalankan arahan Presiden yang berbuah terwujudnya jalan daerah di Subah,” tegasnya.

Advertisement

Herzaky memastikan bahwa pembangunan ini bukan yang terakhir. “Insyaallah akan ada pembangunan lanjutan. Termasuk sisa 1,4 kilometer, kita akan upayakan dan perjuangkan di era Presiden Prabowo dan di era Bupati Sambas saat ini,” pungkasnya.

Bukti Kehadiran Negara

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat, Chandra Syah Parmance, mewakili Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, menyatakan rampungnya jalan ini adalah bukti nyata kehadiran negara dalam memperkuat konektivitas dan mendorong kesejahteraan masyarakat Sambas. Proyek ini merupakan bagian dari paket Inpres Jalan Daerah di era Presiden Prabowo, tepatnya Inpres Nomor 11 Tahun 2025.

Chandra menjelaskan bahwa IJD kini direncanakan untuk lima tahun (2025-2029) untuk menghindari pekerjaan berulang. Dengan nilai proyek Rp 18,9 miliar, kualitas menjadi prioritas utama. Proyek ini berhasil diselesaikan tepat waktu meski menghadapi tantangan cuaca dan banjir, berkat kolaborasi lintas pihak. “Ini bukan superman, melainkan super tim. Dukungan Bupati, Forkopimda, hingga Staf Khusus Kemenko Infrastruktur membuat proyek ini selesai dalam waktu relatif singkat,” ujarnya.

Dampak signifikan terasa, baik secara teknis maupun sosial. Tingkat kemantapan jalan melonjak dari 23 persen menjadi 82 persen, waktu tempuh berkurang drastis, dan distribusi barang menjadi lebih lancar. “Kebahagiaan Pak Kades tadi adalah kepuasan tertinggi bagi kami. Itu bukti bahwa semua pengorbanan tidak sia-sia,” katanya.

Ajakan Merawat Infrastruktur

Bupati Sambas, Satono, mengajak masyarakat untuk menjaga dan merawat jalan yang telah dibangun. Menurutnya, merawat infrastruktur adalah bentuk terima kasih rakyat kepada negara dan para pemimpin. “Doakan mereka yang sudah memberi atensi kepada masyarakat Sambas, agar ke depan bisa berbuat lebih banyak dan lebih baik untuk rakyat,” ujarnya.

Satono mengapresiasi peran Staf Khusus Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Herzaky Mahendra Putra, yang dinilai aktif mengawal dan membantu proses pengusulan pembangunan jalan ini. Dukungan dan komunikasi intens antara pemerintah daerah dan pusat menjadi faktor penting terealisasinya pembangunan ini.

Peresmian Jalan Sungai Sapah-Sepadak diawali dengan tarian penyambutan dan ditandai pemotongan batang pohon bambu oleh Herzaky. Acara diakhiri dengan penyerahan sekitar 200 paket beras untuk masyarakat. Turut hadir dalam peresmian tersebut Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat Fraksi Partai Demokrat M. Isa, Wakil Bupati Sambas Heroaldi Djuhardi Alwi, Kapolres Sambas AKBP Wahyu Jati Wibowo, perwakilan Kejaksaan Negeri Sambas, Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas Ferry Madagascar, Danyonif 645/GTY, para Staf Ahli Bupati Sambas, Asisten Sekda Sambas, serta kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sambas.

Advertisement