BOGOR – Menjalani vonis 18 tahun penjara bukanlah perkara mudah, tidak hanya bagi narapidana, tetapi juga bagi keluarga yang ditinggalkan. Zul Zivilia menyadari betul betapa beratnya beban yang dipikul istrinya, Retno Paradinah. Di saat banyak rekan sesama warga binaan harus menelan pil pahit diceraikan pasangan, vokalis grup band Zivilia itu merasa menjadi pria paling beruntung karena Retno Pradinah masih setia menanti.
Pemilik nama asli Zulkifli itu tak henti-hentinya mengucap syukur. Ia melihat sendiri bagaimana perjuangan istrinya, yang kini menjadi tulang punggung keluarga sekaligus ibu tunggal bagi anak mereka selama dirinya mendekam di balik jeruji besi.
“Intinya senakal-nakalnya saya dulu, dia tahu saya ini orang baik. Ada sisi-sisi baikku lo, ada sisi-sisi yang luar biasa yang tidak bisa kau dapatkan dari suami-suami yang lain,” seloroh Zul Zivilia sembari melirik Retno Pradinah yang duduk di sampingnya di Lapas Gunung Sindur, Bogor, Rabu (21/1/2026).
Bagi Zul, kesetiaan Retno Pradinah adalah mukjizat. Ia bercerita, banyak teman-temannya di dalam lapas yang mengalami depresi berat hingga terpuruk karena ditinggalkan oleh keluarga dan istri. Namun, Retno justru sebaliknya, ia tetap rutin menjenguk meski harus menempuh perjalanan jauh dari Cibubur.
“Saya bersyukur sekali keluargaku masih support. Banyak yang gantung diri di penjara itu gara-gara diceraikan istrinya. Bebannya berat sekali kalau sudah di dalam terus tidak ada dukungan keluarga,” bebernya.
Retno Paradinah membeberkan, rahasia mengapa tetap kokoh mendampingi suaminya. Selain karena faktor anak-anak, dukungan dari pihak keluarga menjadi penguat utama baginya untuk tidak menyerah pada keadaan.
“Ya mungkin dukungan orang tua, baik dari keluarga Kak Zul ataupun dari saya sendiri itu luar biasa banget ya dukungan mereka,” terang Retno Pradinah.
Kini, fokus Zul berubah total. Jika dulu pikirannya hanya diisi oleh keinginan mengonsumsi narkotika, kini setiap detik di dalam lapas ia habiskan untuk memikirkan kesejahteraan keluarganya.
“Kalau dulu waktu di luar, otak itu narkoba, narkoba terus. Kalau sekarang yang saya pikirkan bagaimana caranya saya bisa biayai keluargaku,” ucap Zul.






