Shayne Pattynama: ‘Maluku Seperti Sepotong Surga di Bumi’

Author Image

Hodak

26 Februari 2026

Bek kiri Tim Nasional Indonesia, , baru-baru ini meluapkan perasaannya yang mendalam terhadap , menyebut provinsi di timur Indonesia itu sebagai ‘sepotong surga di bumi’. Ungkapan tersebut disampaikan Shayne setelah kunjungan perdananya ke Ternate, Maluku Utara, dalam rangka pertandingan Super League 2025/2026 bersama klubnya, , pada akhir Februari 2026.

Bagi Shayne, kunjungan ini memiliki makna emosional yang kuat. Ia memiliki garis keturunan Maluku dari mendiang ayahnya, Henry Pattynama, yang berasal dari Pulau Haruku, Maluku Tengah. Meskipun sang ayah lahir di Semarang sebelum kemudian menetap di Belanda, ikatan emosional Shayne dengan tanah leluhurnya selalu terasa kuat, membuatnya merasa seperti ‘pulang ke rumah’ saat menginjakkan kaki di sana untuk pertama kali.

Melalui akun Instagram pribadinya, Shayne Pattynama membagikan kekagumannya. Ia menulis, “Sepotong surga di bumi ada di pulau yang indah ini, rasanya semakin nikmat dengan tiga poin dari permainan yang indah. Jumpa lagi, Maluku manise.” Pernyataan ini tidak hanya menyoroti keindahan alam Maluku yang memukau, tetapi juga kebahagiaannya atas hasil positif yang diraih Persija Jakarta dalam laga tandang tersebut.

Meski diliputi perasaan haru dan bangga akan akar budayanya, Shayne tetap menunjukkan profesionalismenya. Ia menegaskan bahwa fokus utamanya saat bertandang ke Ternate adalah untuk bermain dan meraih kemenangan bagi Persija Jakarta melawan Malut United di Stadion Gelora Kie Raha. Pertandingan yang berlangsung pada 24 Februari 2026 itu menjadi momen penting bagi Macan Kemayoran di kancah Super League.

Sebagai pemain naturalisasi yang telah memperkuat , Shayne Pattynama bergabung dengan Persija Jakarta pada 23 Januari 2026, setelah sebelumnya berkarier di Buriram United dan KAS Eupen. Ia mengakui bahwa kompetisi Super League di Indonesia menuntut fisik yang kuat dan kecepatan, namun ia juga memuji kualitas liga yang sangat baik. Sayangnya, Shayne akan absen membela Timnas Indonesia dalam FIFA Series Maret 2026 mendatang karena menjalani sanksi empat pertandingan dari FIFA, meskipun ia berencana hadir untuk memberikan dukungan.