Pitcher kidal Chicago Cubs, Shota Imanaga, menghadapi awal yang kurang mulus di laga pramusim Major League Baseball (MLB) 2026. Dalam pertandingan ekshibisi melawan Chicago White Sox pada 1 Maret 2026 di Sloan Park, Mesa, Arizona, Imanaga dihantam tiga home run dan menyerahkan tiga earned run hanya dalam 2 ⅔ inning.
Penampilan yang mengecewakan ini membuat Imanaga mencatatkan ERA 5.79 dalam dua penampilan pramusimnya sejauh ini. Salah satu pukulan telak yang diterimanya adalah solo shot dari pemukul utama Hayes di inning ketiga.
Bayang-bayang Musim 2025 yang Penuh Cedera
Performa Imanaga di awal pramusim ini kembali menyoroti tantangan yang dihadapinya setelah musim 2025 yang diganggu cedera. Tahun lalu, Imanaga harus menepi selama enam minggu, dari awal Mei hingga akhir Juni, akibat cedera hamstring. Setelah kembali dari cedera, performanya menurun drastis, dengan ERA paruh kedua musim mencapai 4.70.
Secara keseluruhan di musim 2025, Imanaga mencatatkan ERA 3.73 dalam 25 kali start, jauh lebih tinggi dari ERA 2.91 yang ia torehkan di musim debutnya pada 2024. Ia juga menjadi salah satu pitcher yang paling banyak dihantam home run, dengan total 31 home run di musim 2025, 20 di antaranya terjadi dalam 12 start terakhirnya. Kecepatan fastball-nya juga menurun dari rata-rata 91.9 mph pada 2024 menjadi 90.8 mph pada 2025.
Optimisme Cubs dan Fokus Pemulihan
Manajer Chicago Cubs, Craig Counsell, meyakini bahwa penurunan performa Imanaga di musim 2025 sebagian besar disebabkan oleh masalah mekanik yang muncul akibat cedera hamstring-nya. Untuk musim 2026, Imanaga telah menerima tawaran kualifikasi senilai 22,205 juta dolar AS untuk tetap bersama Cubs.
Selama jeda musim, Imanaga fokus pada perbaikan mekanik lemparannya dan mengembalikan kecepatan fastball-nya. Upaya ini menunjukkan hasil positif di awal pramusim, di mana ia berhasil meningkatkan kecepatan fastball-nya hingga rata-rata 93 mph dalam start pertamanya, lebih cepat dari rata-rata musim lalu. Counsell pun menyatakan optimisme bahwa Imanaga kini sepenuhnya sehat dan melempar lebih keras, dengan masalah mekanik yang telah teratasi.
Tantangan terbesar bagi Imanaga di musim 2026 adalah menjaga kesehatan, konsistensi mekanik, dan membatasi home run yang masuk, demi mengulang performa gemilangnya di musim 2024.