Shota Imanaga Dihantam Tiga Homer di Laga Pramusim, Upaya Bangkitnya Diuji

Pemain lempar kidal , , menghadapi ujian berat di awal musim semi 2026 setelah dihantam tiga home run dalam pertandingan ekshibisi melawan Chicago White Sox. Insiden ini terjadi di Sloan Park, Mesa, Arizona, pada 1 Maret 2026, menyoroti tantangan yang dihadapi Imanaga dalam upayanya untuk bangkit setelah musim 2025 yang kurang memuaskan.

Dalam penampilan terbarunya, Imanaga, yang kini berusia 32 tahun, hanya mampu bertahan selama 2 ⅔ inning. Ia menyerahkan empat pukulan, termasuk tiga homerun, satu strikeout, dan tiga earned run. Performa ini membuat catatan ERA-nya di musim ekshibisi 2026 menjadi 5.79. Secara keseluruhan, dalam total 4 ⅔ inning yang telah ia lemparkan di dua pertandingan, Imanaga telah membiarkan tujuh pukulan (tiga homerun), dua strikeout, tanpa walk, dan tiga earned run, dengan rasio pukulan 0.333 dan WHIP 1.50.

Perjuangan Pasca-Cedera dan Harapan di Musim 2026

Performa Imanaga di laga pramusim ini menjadi perhatian mengingat perjuangannya di paruh kedua musim 2025. Cedera hamstring yang dialaminya pada musim tersebut disebut-sebut mengganggu mekanika lemparannya dan menurunkan kecepatan fastball-nya. Akibatnya, ia membiarkan 31 homerun pada tahun 2025, meningkat dari 27 homerun pada tahun 2024, dan ERA-nya naik menjadi 3.73 dari 2.91 di musim debutnya.

Namun, ada secercah harapan di awal musim semi 2026. Kecepatan fastball Imanaga dilaporkan meningkat menjadi rata-rata 93 mph dalam debut pramusimnya pada 24 Februari 2026, dibandingkan dengan 90.8 mph pada musim sebelumnya. Peningkatan ini dikaitkan dengan pemulihan penuh dari cedera hamstring-nya. Manajer Cubs, Craig Counsell, meyakini bahwa kecepatan lemparan Imanaga yang lebih baik adalah hasil dari kondisi hamstring yang sehat dan perbaikan masalah mekanis.

Fokus pada Perbaikan Fastball dan Repertoar Pitch

Pelatih pitching Cubs, Tommy Hottovy, menjadikan perbaikan fastball Imanaga sebagai prioritas utama di musim semi ini, mengingat penurunan kecepatan dan pergerakan pitch tersebut setelah cederanya di tahun 2025. Imanaga juga tengah berupaya mengembangkan repertoar lemparannya, termasuk menyesuaikan genggaman sweeper dan sinker, serta memperkenalkan kembali cutter yang tidak ia gunakan musim lalu.

Sebelum musim 2026, Imanaga menerima tawaran kualifikasi satu tahun senilai $22.025 juta dari Cubs pada November 2025, setelah klub menolak opsi kontrak tiga tahun senilai $57.75 juta. Ia juga memutuskan untuk tidak berpartisipasi dalam World Baseball Classic (WBC) bulan depan untuk lebih fokus pada pemulihan dan perbaikan teknik lemparannya.

Dikenal dengan julukan “The Throwing Philosopher” dan “Mike Imanaga II”, Imanaga memiliki musim debut yang gemilang pada tahun 2024. Ia mencatatkan rekor 15-3 dengan ERA 2.91 dalam 173.1 inning, 174 strikeout, dan rasio K/BB 6.21, yang terbaik di liga. Ia juga terpilih sebagai All-Star dan finis di lima besar dalam voting NL Rookie of the Year dan Cy Young. Pada 4 September 2024, ia bahkan melempar tujuh inning dalam sebuah no-hitter gabungan.