Yayasan Muslim Sinar Mas (YMSM) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses umat Islam terhadap kitab suci dengan mewakafkan sebanyak 2.000 mushaf Alquran. Penyerahan wakaf ini dilakukan kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Majelis Alumni Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (MA IPNU) pada Jumat, 20 Februari 2026, di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, menjelang datangnya bulan suci Ramadan.
Ketua Dewan Pembina YMSM, Badrodin Haiti, secara simbolis menyerahkan 1.000 mushaf Alquran kepada Ketua Umum PBNU, Prof. KH Yahya Cholil Staquf. Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Dewan Pembina YMSM, Feri Wibisono, turut menyerahkan 1.000 mushaf Alquran kepada Ketua Presidium Pusat Majelis Alumni IPNU, Prof. Asrorun Ni’am Sholeh. Total 2.000 mushaf ini diharapkan dapat didistribusikan lebih lanjut oleh kedua organisasi tersebut ke berbagai masjid, musala, lembaga pendidikan Islam, hingga majelis taklim.
Perluas Akses Tadarus dan Pendalaman Alquran
Badrodin Haiti menyampaikan harapan besar agar wakaf ini dapat memperluas kesempatan bagi umat muslim, khususnya para santri dan pelajar, untuk membaca, memahami, dan memaknai Alquran secara kontekstual melalui kegiatan tadarus selama Ramadan. Ia menilai Ramadan sebagai waktu yang tepat untuk memperkuat tradisi tadarus dan pendalaman makna Alquran.
Ketua Umum YMSM, Saleh Husin, menambahkan bahwa kegiatan mengaji di bulan Ramadan diyakini dapat membentuk akhlak mulia dan mendatangkan pahala berlipat. Dengan tersedianya mushaf cetak yang memadai, masyarakat diharapkan semakin terdorong untuk meningkatkan kualitas ibadah serta pemahaman keagamaan secara lebih mendalam.
Konsistensi Program Wakaf Sinar Mas
Program wakaf Alquran ini bukanlah inisiatif baru bagi Sinar Mas. Sejak tahun 2008, Sinar Mas bersama pilar usahanya telah secara konsisten mewakafkan lebih dari 1,3 juta mushaf Alquran. Selain itu, juga telah didonasikan 150.000 buku panduan membaca Alquran atau Juz Amma, serta 300 set Alquran Braille bagi tunanetra.
Saleh Husin juga menjelaskan alasan di balik pemilihan mushaf cetak. Menurutnya, popularitas, kemudahan penggunaan, serta daya tahan Alquran tercetak masih belum tergantikan oleh format lainnya, termasuk digital. Pertimbangan ini pula yang menjadikan wakaf Alquran sebagai kegiatan rutin Sinar Mas bersama seluruh pilar usahanya.
Prosesi penyerahan wakaf ini turut disaksikan oleh sejumlah pengurus yayasan dan tokoh PBNU, antara lain Wakil Ketua Dewan Pengawas YMSM Gatot Eddy, Anggota Dewan Pembina YMSM Mayerfas, Khatib Syuriah PBNU KH Nurul Yaqin Ishaq, Ketua PBNU KH Ulil Abshar Abdalla, serta Wasekjen PBNU Ajengan Ginanjar Sya’ban. Mushaf Alquran yang diwakafkan dicetak di atas kertas premium Sinar Tech atau Quran Paper (QPP), yang telah tersertifikasi halal oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan dikenal memiliki daya tahan hingga 100 tahun.