Bologna sukses mengamankan satu tempat di babak 16 besar Liga Europa musim 2025/2026 setelah bermain imbang tanpa gol 0-0 melawan tim Norwegia, Brann, pada leg kedua babak play-off. Pertandingan yang berlangsung di markas Bologna, Stadion Renato Dall’Ara, pada Kamis malam, 26 Februari 2026 waktu setempat, memastikan Rossoblù melaju dengan agregat 1-0 berkat kemenangan tipis di leg pertama.
Hasil imbang ini tidak lepas dari performa heroik penjaga gawang Lukasz Skorupski yang melakukan sejumlah penyelamatan krusial, terutama di awal pertandingan. Kiper asal Polandia itu menjadi tembok kokoh yang sulit ditembus serangan Brann.
Momen Krusial di Awal Laga
Sejak peluit awal dibunyikan, Brann menunjukkan niat untuk membalikkan keadaan. Ancaman serius datang pada menit kelima ketika penyerang Brann, Thorsteinsson, berhasil melepaskan tembakan berbahaya dari dalam kotak penalti. Namun, dengan refleks luar biasa, Skorupski mampu menepis dan mengamankan bola, menjaga gawang Bologna tetap perawan.
Tidak hanya Skorupski, lini pertahanan Bologna juga patut diacungi jempol. Pada menit ke-19, Brann kembali menciptakan peluang emas setelah Holm berhasil melambungkan bola melewati Skorupski. Beruntung bagi Bologna, gelandang Remo Freuler berada di posisi yang tepat untuk menyapu bola tepat di garis gawang, mencegah terjadinya gol.
Perjalanan Bologna Menuju 16 Besar
Kemenangan 1-0 di leg pertama yang berlangsung di Norwegia menjadi modal berharga bagi Bologna. Gol tunggal tersebut memberikan keunggulan agregat yang akhirnya berhasil mereka pertahankan di kandang sendiri.
Pelatih Bologna, Vincenzo Italiano, sebelumnya telah memuji disiplin taktis timnya yang mampu meredam tekanan awal Brann di leg pertama. Media Norwegia sendiri sempat memuji penampilan Brann di leg pertama sebagai “heroik” meskipun kalah, menyoroti permainan menekan tinggi mereka yang merepotkan Bologna.
Direktur Olahraga Bologna, Marco Di Vaio, sebelum pertandingan juga sempat menyoroti pentingnya beberapa pemain kunci. “Castro kembali ke levelnya, kami berharap Dallinga juga kembali, karena itu sangat penting,” ujarnya, mengindikasikan fokus pada kekuatan lini serang tim.
Rekor Apik di Kompetisi Eropa
Bologna menunjukkan performa yang solid di Liga Europa musim ini. Mereka tercatat tidak terkalahkan dalam delapan pertandingan terakhir di kompetisi ini, dengan lima kemenangan dan tiga hasil imbang. Lebih impresif lagi, Bologna memiliki rekor kandang yang tak terkalahkan dalam 27 pertandingan sistem gugur Eropa, dengan 16 kemenangan dan 11 hasil imbang.
Dengan lolosnya Bologna, mereka kini menantikan undian babak 16 besar yang dijadwalkan pada Jumat, 27 Februari 2026.