Sopir Wanita Diduga Mengantuk Tabrak Pagar Rumah Jusuf Kalla di Jakarta Selatan

Author Image

Irfan

19 Februari 2026

Foto: Pagar Rumah Jk Rusak Akibat Ditabrak Mobil Dini Hari Tadi (dok. Istimewa)
Foto: Pagar rumah JK rusak akibat ditabrak mobil dini hari tadi (dok. Istimewa)

Sebuah insiden terjadi pada Rabu (18/2/2026) dini hari, ketika sebuah mobil menghantam pagar rumah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 03.45 WIB ini menyebabkan kerusakan pada pagar rumah yang akrab disapa JK tersebut.

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih, pengemudi mobil jenis Hyundai Santa Fe yang menabrak pagar adalah seorang perempuan berinisial HP (35). Murodih mengonfirmasi adanya laporan penabrakan tersebut. “Benar kami mendapat informasi tentang adanya peristiwa penabrakan pagar rumah tersebut,” ujar Murodih saat dimintai konfirmasi.

Penyebab dan Motif Pengemudi

Murodih menduga bahwa pengemudi mobil tersebut mengantuk saat berkendara. “Penabrak mungkin ngantuk kali dia jadi out of control,” kata Murodih. Ia menambahkan bahwa HP saat itu sedang dalam perjalanan pulang ke rumahnya yang beralamat di Jagakarsa. “Iya, itu kejadiannya tadi Subuh, kalau nggak salah pukul 03.45 WIB. Iya, rencana mau balik ke rumah. Yang jelas, yang nabrak ini tinggalnya di Jagakarsa,” jelas Murodih.

Kerusakan Pagar

Berdasarkan foto yang beredar, pagar rumah JK yang berwarna hitam tampak tidak lagi pada posisinya. Beberapa bagian pagar besi terlepas, dan batu penopang pagar juga terangkat dari tempatnya. Pagar yang rusak tersebut kemudian dipindahkan dan diletakkan di pos sekuriti rumah.

Upaya Mediasi

Pengemudi, HP, telah mengajukan permintaan untuk dilakukan mediasi guna menyelesaikan persoalan perbaikan pagar yang rusak. “Rencananya akan ada mediasi untuk diperbaiki kerusakan yang ada di sana,” ucapnya. Meskipun demikian, Murodih menegaskan bahwa pihak kepolisian tetap melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut. “Kayaknya sih nggak ada ya (terindikasi mabuk). Tapi memang lagi didalami juga,” pungkasnya.