Turin – Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, melontarkan kekecewaannya terhadap komentar pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, mengenai bek Juventus, Pierre Kalulu. Chivu menilai Kalulu seharusnya lebih berhati-hati setelah menerima kartu kuning kedua dalam laga yang dimenangkan Inter Milan atas Juventus 3-2 di Giuseppe Meazza, Minggu (15/2) dini hari WIB.
Kontroversi Kartu Merah Kalulu
Pertandingan tersebut diwarnai kontroversi setelah Pierre Kalulu diusir wasit akibat menerima kartu kuning kedua. Kartu tersebut diberikan setelah Kalulu dianggap melakukan pelanggaran terhadap Alessandro Bastoni yang membuatnya terjatuh. Keputusan wasit ini memicu protes keras dari kubu Juventus.
Cristian Chivu, usai pertandingan, menyatakan bahwa Kalulu seharusnya menyadari risikonya karena sudah mengantongi kartu kuning sebelumnya. Pernyataan Chivu ini rupanya memancing reaksi keras dari Spalletti.
Spalletti: Bastoni yang Bereaksi Berlebihan
Luciano Spalletti tidak terima dengan pandangan Chivu. Ia menilai bahwa Bastoni-lah yang bereaksi berlebihan dalam insiden tersebut. Spalletti juga menyayangkan Chivu yang menyebut Kalulu bodoh.
“Yang membuat saya kecewa adalah bahwa orang baik seperti Kalulu, setelah menerima dua ketidakdilan yang luar biasa, harus disebut bodoh oleh Chivu yang memberitahunya bagaimana harus bersikap; saya tidak mengharapkan itu dari dia,” ujar Spalletti dengan nada kesal kepada Sky Sport Italia.
Spalletti menambahkan, “Ini sama sekali tidak dapat diterima dan akan memberi saya kesempatan untuk berbicara tentang tingkah pemain-pemain Inter, yang seharusnya tidak saya lakukan. Saya mengenal Cristian dengan baik; dia pasti menyadari bahwa dia telah melakukan kesalahan.”
Kemenangan ini menjadi balasan Inter Milan atas kekalahan 2-4 dari Juventus pada pertemuan pertama musim ini. Namun, insiden kartu merah Kalulu meninggalkan catatan tersendiri dalam duel bertajuk Derby d’Italia tersebut.
Sumber: 90Menit.ID






