FC St. Pauli akan melakoni pertandingan krusial di Bundesliga saat bertandang ke PreZero Arena menghadapi TSG Hoffenheim pada Sabtu, 28 Februari 2026. Laga ini menjadi sangat penting bagi St. Pauli yang tengah berjuang keras untuk keluar dari zona degradasi, sementara Hoffenheim berambisi mengamankan posisi di kompetisi Eropa.
Saat ini, St. Pauli terperosok di peringkat ke-16 klasemen Bundesliga dengan koleksi 20 poin dari 23 pertandingan. Situasi ini menempatkan mereka dalam ancaman serius untuk terdegradasi. Di sisi lain, Hoffenheim tampil impresif musim ini, menduduki posisi ketiga dengan 46 poin dari jumlah laga yang sama, membidik tiket Liga Champions.
Kembalinya Hauke Wahl Jadi Angin Segar Pertahanan
Salah satu sorotan utama dalam persiapan St. Pauli adalah kembalinya bek tengah berpengalaman, Hauke Wahl. Pemain berusia 31 tahun asal Jerman ini baru saja pulih dari cedera dan langsung tampil dalam kemenangan penting 2-1 atas Werder Bremen pada 22 Februari 2026.
Kehadiran Wahl sangat dirindukan di lini belakang. Kualitas kepemimpinan dan kemampuannya dalam membangun serangan dari belakang menjadi elemen vital yang hilang selama ia absen. Kini, Wahl diharapkan mampu membawa stabilitas pertahanan yang biasa mereka tunjukkan di kandang ke laga tandang yang sulit. Kontrak Wahl sendiri telah diperpanjang dan akan berakhir pada 30 Juni 2028, menunjukkan komitmen jangka panjang klub terhadapnya.
Peran Krusial Karol Mets di Jantung Pertahanan
Bersama Hauke Wahl, bek tengah asal Estonia, Karol Mets, juga akan memikul beban berat di jantung pertahanan St. Pauli. Pemain berusia 32 tahun ini diperkirakan akan menjadi starter dalam formasi tiga bek bersama Wahl dan Eric Smith. Mets, yang kontraknya akan berakhir pada 30 Juni 2026, memiliki peran penting dalam menjaga kekompakan lini belakang tim berjuluk Kiezkickers ini.
Performa Tandang yang Mengkhawatirkan
Meskipun St. Pauli menunjukkan peningkatan performa di kandang dengan meraih kemenangan atas Stuttgart dan Werder Bremen pada Februari ini, rekor tandang mereka masih menjadi pekerjaan rumah besar. Dari 12 pertandingan tandang musim ini, St. Pauli hanya mampu mengumpulkan lima poin. Mereka juga menelan kekalahan telak di laga tandang Februari lalu, termasuk dua kali dihajar Bayer Leverkusen (0-3 di DFB-Pokal dan 0-4 di Bundesliga). Statistik menunjukkan St. Pauli kebobolan dua gol atau lebih dalam delapan dari 12 laga tandang mereka musim ini.
Meski demikian, St. Pauli memiliki kenangan manis melawan Hoffenheim di DFB-Pokal musim ini, di mana mereka berhasil membalas kekalahan 0-3 di liga dengan kemenangan adu penalti 8-7 setelah bermain imbang 2-2. Secara historis, St. Pauli belum pernah kalah dalam laga tandang Bundesliga melawan Hoffenheim, dengan catatan satu kemenangan dan dua hasil imbang.
Pelatih kepala St. Pauli, Alexander Blessin, mengakui tantangan yang dihadapi timnya, terutama di lini serang yang baru mencetak 22 gol dari 23 pertandingan. Namun, semangat juang tim tetap tinggi. Gelandang Arkadiusz Pyrka menyatakan, “Hoffenheim menjalani musim yang sangat bagus, tetapi kami mengalahkan mereka di piala dan telah menunjukkan bahwa kami bisa menang melawan tim-tim papan atas.” Pertandingan ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi St. Pauli untuk membuktikan bahwa mereka layak bertahan di kasta tertinggi sepak bola Jerman.