Stade Brestois berhasil meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Olympique Marseille dalam lanjutan Ligue 1 musim 2025-2026. Pertandingan yang berlangsung sengit di Stade Francis-Le Blé pada Jumat malam, 20 Februari 2026, waktu setempat, menjadi sorotan setelah tim tuan rumah sukses menumbangkan tim peringkat empat klasemen sementara.
Kemenangan ini menjadi respons positif bagi Brest, yang sebelumnya menelan kekalahan 0-2 dari Toulouse dan 1-2 dari Lyon dalam beberapa pertandingan terakhir mereka. Hasil ini juga membalas kekalahan telak 3-0 yang mereka alami dari Olympique Marseille pada pertemuan sebelumnya di pekan ke-12 Ligue 1 musim ini, yang berlangsung pada 8 November 2025 di Orange Vélodrome. Kala itu, gol-gol Marseille dicetak oleh A. Gomes, penalti M. Greenwood, dan P. Aubameyang.
Jalannya Pertandingan Penuh Ketegangan
Sejak peluit awal dibunyikan, Stade Brestois menunjukkan determinasi tinggi di hadapan pendukungnya. Tekanan yang konsisten dari Brest membuahkan hasil pada menit ke-28. Penyerang andalan mereka, Ludovic Ajorque, berhasil memanfaatkan umpan terukur untuk menjebol gawang Marseille, membuat skor menjadi 1-0. Ajorque sendiri merupakan salah satu pencetak gol terbanyak Brest di musim sebelumnya dengan 13 gol di liga.
Olympique Marseille, yang dilatih oleh Roberto De Zerbi, tidak tinggal diam. Mereka meningkatkan intensitas serangan dan akhirnya menyamakan kedudukan di menit ke-55 melalui bintang mereka, Mason Greenwood. Penyerang yang menjadi top skorer Marseille di Ligue 1 musim 2024-2025 dengan 21 gol ini, kembali menunjukkan ketajamannya. Gol Greenwood sempat membangkitkan semangat tim tamu untuk membalikkan keadaan.
Namun, Stade Brestois menunjukkan mental baja. Di tengah gempuran serangan Marseille, gelandang Hugo Magnetti muncul sebagai pahlawan. Golnya di menit ke-82 memastikan kemenangan 2-1 untuk Brest, memicu euforia di Stade Francis-Le Blé. Magnetti, yang merupakan salah satu pemain kunci di lini tengah Brest, berhasil mengkonversi peluang krusial menjadi gol penentu.
Dampak Kemenangan dan Posisi di Klasemen
Dengan kemenangan ini, Stade Brestois, yang sebelum pertandingan berada di posisi ke-12, berhasil memperbaiki posisi mereka di tabel klasemen Ligue 1. Sementara itu, Olympique Marseille, yang menempati peringkat ke-4, harus tertahan dalam upaya mereka mengejar posisi teratas.
Pelatih Brest, Éric Roy, yang kontraknya telah diperpanjang hingga 2027 setelah membawa timnya finis di posisi ke-9 musim lalu dan bahkan berlaga di Liga Champions untuk pertama kalinya, menyatakan kebanggaannya atas performa tim. “Ini adalah kemenangan yang sangat penting bagi kami. Para pemain menunjukkan semangat juang yang luar biasa dan dukungan dari para penggemar sangat fantastis,” ujar Roy dalam konferensi pers pasca-pertandingan.
Di sisi lain, Roberto De Zerbi dari Marseille mengungkapkan kekecewaannya. “Kami menciptakan banyak peluang, tetapi gagal memanfaatkannya. Kami harus mengevaluasi pertandingan ini dan bekerja lebih keras untuk pertandingan berikutnya,” kata De Zerbi. Marseille sendiri memiliki skuad bertabur bintang seperti Pierre-Emerick Aubameyang, Geoffrey Kondogbia, dan Leonardo Balerdi yang diharapkan mampu membawa tim meraih hasil lebih baik.
Kemenangan ini menegaskan bahwa Stade Brestois adalah tim yang patut diperhitungkan, terutama saat bermain di kandang. Hasil ini juga membuat nama Brest menjadi topik hangat di kalangan penggemar sepak bola Prancis.