Bintang seluncur salju Tiongkok, Su Yiming, mengukir sejarah gemilang di Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026 dengan meraih medali emas pada nomor slopestyle putra. Kemenangan ini terasa semakin istimewa karena diraih tepat pada hari ulang tahunnya yang ke-22, Rabu, 18 Februari 2026. Medali emas ini sekaligus menjadi yang pertama bagi kontingen Tiongkok di ajang empat tahunan tersebut.
Dalam final yang berlangsung di Livigno Snow Park, Italia, Su Yiming menunjukkan performa dominan sejak awal. Ia berhasil mencatatkan skor tertinggi 82.41 poin pada run pertamanya, sebuah angka yang tak mampu dilampaui oleh pesaingnya hingga akhir kompetisi. Medali perak jatuh ke tangan atlet Jepang, Hasegawa Taiga, dengan 82.13 poin, sementara Jake Canter dari Amerika Serikat meraih perunggu dengan 79.36 poin.
Perjalanan Penuh Tanggung Jawab dan Kado Ulang Tahun Terbaik
Bagi Su Yiming, kemenangan ini bukan sekadar tambahan medali, melainkan puncak dari kerja keras dan dedikasi selama empat tahun terakhir. “Ini sangat berarti bagi saya,” ujar Su kepada Olympics.com. Ia menambahkan, “Bisa berkompetisi di panggung terbesar ini, berbagi kompetisi terbaik yang pernah ada dengan semua atlet terbaik di dunia, mewakili Tim Tiongkok, dan kemudian bisa mendapatkan emas ini setelah empat tahun, itu sangat berarti bagi saya.”
Su, yang lahir pada 18 Februari 2004, merasa tak ada hadiah ulang tahun yang lebih baik dari pencapaian ini. “Saya tidak bisa menemukan hadiah yang lebih baik untuk ulang tahun ke-22 saya hari ini, jadi ini adalah mimpi saya yang menjadi kenyataan,” ungkapnya penuh haru. Ia juga mengakui adanya perubahan pola pikir dibandingkan Olimpiade sebelumnya. “Dulu, saya hanya seorang penantang muda. Saya hanya ingin mendaratkan trik terbaik saya. Hari ini, saya mengemban lebih banyak tanggung jawab — mewakili olahraga musim dingin Tiongkok dan menunjukkan hasil kerja keras empat tahun saya.”
Dari Aktor Cilik hingga Raja Snowboard
Perjalanan Su Yiming menuju puncak dunia seluncur salju adalah kisah inspiratif. Sebelum dikenal sebagai atlet papan atas, Su adalah seorang mantan aktor cilik yang telah membintangi beberapa film dan serial televisi. Ia mulai berseluncur salju sejak usia empat tahun, diperkenalkan oleh orang tuanya yang juga penggemar olahraga ini. Namun, keputusannya untuk serius menekuni dunia kompetitif baru muncul pada tahun 2018.
Prestasi Su Yiming di kancah Olimpiade tidak diragukan lagi. Pada Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, ia berhasil meraih medali perak di nomor slopestyle dan medali emas di nomor Big Air. Di Milan-Cortina 2026 ini, sebelum meraih emas slopestyle, ia juga telah menyumbangkan medali perunggu di nomor Big Air pada 7 Februari lalu. Su juga dikenal sebagai peseluncur salju pertama yang berhasil melakukan pendaratan putaran udara 1980 derajat.
Setelah Olimpiade Beijing 2022, Su Yiming sempat menghadapi masa sulit. Ia mengakui adanya kelelahan fisik dan mental, serta perasaan kehilangan arah. “Ada saat-saat ketika saya merasa kehilangan tujuan,” kata Su. “Tubuh saya lelah, dan secara mental itu sulit. Itu sama sekali tidak mudah. Tapi saya bangga bisa mengatur ulang diri saya dan kembali lebih kuat.” Namun, dengan tekad kuat, ia berhasil bangkit dan kembali menunjukkan performa terbaiknya, membuktikan bahwa ia adalah raja seluncur salju Tiongkok yang sesungguhnya.