Derby Sumsel yang mempertemukan Sumsel United FC dan Sriwijaya FC di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, pada Sabtu, 28 Februari 2026, berakhir dengan kemenangan telak 3-0 untuk tuan rumah Sumsel United. Hasil ini tidak hanya mengukuhkan dominasi Sumsel United di laga derbi, tetapi juga membawa mereka merangkak naik ke posisi kedua klasemen sementara Pegadaian Championship musim 2025-2026. Sebaliknya, kekalahan pahit ini memastikan Sriwijaya FC harus turun kasta ke Liga Nusantara (Liga 3) musim depan.
Sejak peluit awal dibunyikan, Sumsel United langsung menunjukkan intensitas tinggi dan berhasil membuka keunggulan cepat. Gol pertama tercipta pada menit ke-4 melalui sepakan keras Otto Kapisa yang memanfaatkan umpan terukur dari Diego Dall’Oca. Bola mendatar yang mengarah ke pojok gawang tak mampu dihalau kiper Sriwijaya FC, Rangga Pratama. Keunggulan 1-0 untuk Laskar Juaro, julukan Sumsel United, memicu semangat para pemain.
Tidak butuh waktu lama bagi Sumsel United untuk menggandakan keunggulan. Pada menit ke-21, Juninho Cabral berhasil mencatatkan namanya di papan skor setelah menuntaskan umpan dari Rachmat Hidayat dengan penyelesaian terukur di dalam kotak penalti. Skor berubah menjadi 2-0, membuat Sumsel United semakin nyaman mengendalikan jalannya pertandingan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Sriwijaya FC berupaya bangkit dan menciptakan beberapa peluang, termasuk sundulan Reynaldi Alfiandyah dan tembakan jarak jauh Nathan Fariel, namun belum membuahkan hasil. Justru Sumsel United yang kembali menambah gol pada menit ke-64. Pemain belakang M. Aziz Hutagalung berhasil mencetak gol ketiga bagi Sumsel United usai menerima umpan sepak pojok dari Diego Dall’Oca. Gol ini mengunci kemenangan Sumsel United dengan skor akhir 3-0.
Pelatih kepala Sumsel United, Nilmaizar, mengungkapkan rasa syukurnya atas kemenangan penting ini. Ia menilai hasil tersebut menjadi modal berharga bagi timnya untuk menjaga peluang promosi ke kasta tertinggi musim depan. “Perjalanan kompetisi masih panjang dan tim harus menjaga konsistensi pada enam pertandingan tersisa agar target lolos ke Super League dapat terwujud,” ujar Nilmaizar, mengingatkan para pemain untuk tetap fokus dan tidak terlena.
Kemenangan ini membawa Sumsel United naik ke peringkat kedua klasemen sementara dengan koleksi 37 poin, hanya terpaut satu poin dari pemuncak klasemen, Garudayaksa. Sementara itu, bagi Sriwijaya FC, kekalahan ini menjadi pukulan telak. Dengan selisih poin yang mencapai 20 angka dari tim di posisi aman, Laskar Wong Kito secara matematis dipastikan terdegradasi ke Liga Nusantara musim depan, meskipun kompetisi masih menyisakan beberapa pertandingan. Ini merupakan kekalahan kedua Sriwijaya FC dari Sumsel United di musim 2025-2026, setelah sebelumnya juga takluk 0-5 pada Januari 2026.