Tab Ramos: Kepindahan Josh Sargent ke Toronto FC adalah “Pertaruhan Besar”

Keputusan striker tim nasional Amerika Serikat (USMNT), Josh Sargent, untuk meninggalkan Norwich City dan bergabung dengan klub Major League Soccer (MLS) Toronto FC pada Jumat, 27 Februari 2026, memicu perdebatan sengit di kalangan pengamat sepak bola. Legenda USMNT, Tab Ramos, secara terang-terangan menyebut langkah ini sebagai “pertaruhan besar” bagi karier internasional Sargent.

Transfer senilai $22 juta, yang berpotensi meningkat hingga $27 juta dengan tambahan, menjadikan Sargent sebagai pemain termahal dalam sejarah Toronto FC dan salah satu yang terbesar di MLS. Sargent, yang kini berusia 26 tahun, menandatangani kontrak sebagai Designated Player hingga musim 2030-31.

Kontroversi di Balik Kepergian dari Norwich

Kepindahan Sargent dari Norwich City tidak lepas dari kontroversi. Ia dilaporkan menolak bermain dalam pertandingan Piala FA melawan Walsall pada 11 Januari 2026, dalam upaya memaksakan transfernya ke Toronto FC. Akibatnya, ia sempat diasingkan ke skuad U-21 oleh manajer Norwich, Philippe Clement.

Direktur Olahraga Norwich, Ben Knapper, menyatakan bahwa Sargent telah lama mengutarakan keinginannya untuk pergi, dan klub berhasil mengamankan “kesepakatan terbaik” untuk transfer ini. Sementara itu, legenda Norwich, Iwan Roberts, memuji ketegasan klub dalam mempertahankan harga jual Sargent.

Pandangan Tab Ramos: “Pertaruhan Besar”

Tab Ramos, yang merupakan ikon USMNT, tidak menyembunyikan kekhawatirannya terhadap pilihan karier Sargent. “Saya pikir ini adalah pertaruhan besar bagi Josh. Dia berada di liga yang kompetitif di Inggris, dan sekarang dia kembali ke MLS. Saya hanya berharap dia tidak kehilangan momentumnya untuk tim nasional,” ujar Ramos. Ia menambahkan, “Ini adalah pertaruhan besar. Dia ingin meninggalkan klub besar di mana dia sangat dicintai, jujur saja, karena dia telah tampil baik di Norwich. Dia ingin pergi; dia menyatakannya di tengah musim ketika tim sedang berjuang di zona degradasi.”

Motivasi Sargent dan Ambisi Toronto FC

Di sisi lain, Sargent mengungkapkan bahwa keputusannya didorong oleh alasan pribadi, yakni keinginan untuk kembali lebih dekat dengan keluarganya di Amerika Utara, terutama setelah kelahiran anak ketiganya. Ia juga tertarik dengan ambisi dan rencana jelas yang ditawarkan oleh Toronto FC.

General Manager Toronto FC, Jason Hernandez, menyambut Sargent dengan antusias. “Josh adalah penyerang dengan kualitas terbukti. Kami yakin dia akan menjadi aset besar bagi tim kami,” kata Hernandez. Ia menambahkan bahwa Sargent adalah “bagian fundamental” dari pembangunan kembali klub dan diharapkan dapat memimpin lini serang mereka selama bertahun-tahun. Toronto FC, yang telah absen dari babak playoff sejak 2019, berharap Sargent dapat membantu mereka kembali menjadi tim yang kompetitif dan memenangkan gelar.

Perjalanan Karier dan Implikasi bagi USMNT

Selama di Norwich, Sargent menunjukkan performa yang solid, mencetak 8 gol dalam 24 penampilan di semua kompetisi musim 2025/2026, dan total 56 gol dari 157 penampilan. Ia bahkan dinobatkan sebagai Pemain Terbaik EFL Championship Bulan Agustus 2025. Sebelumnya, Sargent memulai karier profesionalnya di Werder Bremen, Jerman, pada 2018 sebelum bergabung dengan Norwich tiga tahun kemudian.

Sebagai anggota skuad Piala Dunia 2022, Sargent memiliki 5 gol dari 29 penampilan internasional. Namun, ia belum mencetak gol untuk tim nasional sejak November 2019 dan kini bersaing ketat dengan nama-nama seperti Folarin Balogun, Haji Wright, dan Ricardo Pepi untuk posisi penyerang di skuad Piala Dunia 2026. Kepindahannya ke MLS diyakini akan menjadi ujian besar bagi Sargent untuk mempertahankan posisinya di tim nasional.