JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengumumkan bahwa Taman Bendera Pusaka yang berlokasi di Jakarta Selatan akan segera diresmikan. Salah satu fasilitas unggulan yang disiapkan untuk publik adalah lapangan padel. Pantauan detikcom di lokasi, Sabtu (14/2/2026), di Taman Bendera Pusaka, Jalan Barito, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, terlihat berbagai persiapan matang.
Fasilitas Lengkap untuk Rekreasi dan Olahraga
Dari gerbang utama selatan, pengunjung akan disambut oleh paviliun yang dilengkapi dengan paxel box dan toilet. Menyusuri boardwalk, terdapat Paviliun Nusantara yang akan diisi oleh 10 kios kuliner. Tepat di seberangnya, sebuah jembatan penghubung mengarahkan pengunjung menuju dua lapangan olahraga.
Tampak sebuah lapangan padel berwarna biru telah terpasang dengan sempurna, lengkap dengan jaringnya. Di sebelahnya, tersedia lapangan bulu tangkis yang juga dilengkapi jaring, serta ring basket. Bagi para pecinta lari dan jalan santai, taman ini menyediakan jogging track sepanjang 1,2 kilometer. Sebuah jembatan merah putih ikonik menghubungkan sisi taman yang berbeda.
Di sisi lain taman, terdapat tulisan ‘Taman Bendera Pusaka’ yang megah, diapit oleh tribun dan auditorium. Sejumlah pekerja dari Dinas Sumber Daya Air (SDA) Pemprov DKI Jakarta dan pekerja lainnya terlihat sibuk menyelesaikan pengerjaan, dengan alat berat seperti ekskavator turut dikerahkan.
Keamanan Terjamin dengan 127 CCTV dan Operasional 24 Jam
Taman Bendera Pusaka rencananya akan dibuka selama 24 jam penuh. Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pengunjung, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memasang 127 kamera pengawas (CCTV) di seluruh area taman. Hal ini diungkapkan oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, usai meninjau progres pembangunan taman pada Jumat (13/2).
“Nanti 24 jam. Saya minta lighting-nya, terutama di pohon-pohonnya, dibuat menjadi lebih indah dan terang,” ujar Pramono.
Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, Fajar Sauri, menambahkan bahwa pemantauan keamanan akan diperkuat dengan ratusan CCTV yang tersebar di berbagai sudut. “Ada 127 CCTV. Jadi untuk dipantau seluruh tempat-tempat sehingga tidak ada lagi yang tidak terlihat,” jelas Fajar.
Saat ini, progres pembangunan taman telah mencapai 92 persen dan ditargetkan rampung pada bulan Maret mendatang.






