Tangis Purwanto Pecah di Boyolali, Pulang Merantau Demi Makamkan Anak Korban Perampokan Sadis

Author Image

Irfan

1 Februari 2026

Foto: Purwanto (dua Dari Kiri) Harus Dipapah Polisi Saat Tiba Di Desa Pengkol, Karanggede, Boyolali, Jumat (301/2026). Istrinya Terluka Dan Anaknya Tewas Jadi Korban Rampok Sadis. (jarmaji/detikjateng)
Foto: Purwanto (dua dari kiri) harus dipapah polisi saat tiba di Desa Pengkol, Karanggede, Boyolali, Jumat (301/2026). Istrinya terluka dan anaknya tewas jadi korban rampok sadis. (Jarmaji/detikJateng)

Purwanto, suami dari Daryanti dan ayah dari AO (6), korban perampokan sadis di Boyolali, akhirnya tiba di kampung halamannya di Karanggede. Kedatangannya disambut isak tangis keluarga besar, usai dirinya merantau di Kalimantan untuk membuka kedai sate.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Jumat (30/1/2026) pukul 11.45 WIB, Purwanto tiba tidak sendirian. Ia didampingi oleh beberapa orang, termasuk kakak perempuannya dan seorang teman dekatnya.

Setibanya di depan rumah duka, tangisan pilu terdengar dari dalam mobil yang ditumpanginya. Satu per satu mereka turun dengan derai air mata, disambut oleh sejumlah kerabat yang telah menunggu. Mereka kemudian dipapah masuk ke garasi rumah, tempat jenazah AO disemayamkan. Sebagian ruangan lain di rumah korban masih terpasang garis polisi.

Purwanto dan kakak perempuannya tampak tak kuasa menahan kesedihan, tangis mereka pecah di tengah kerumunan pelayat yang turut merasakan duka.

Peristiwa tragis ini terjadi pada Kamis (29/1) sore, sekitar pukul 15.45 WIB. Terdapat dua korban dalam kejadian tersebut, yakni Daryanti (34), istri Purwanto, dan anak kedua mereka yang berinisial AO (6). Daryanti ditemukan dalam kondisi luka parah bersimbah darah.