Tanzania Pesta Gol 6-0 atas Makau di FIFA Series, Bangkit Usai Kekalahan

Tim Nasional Tanzania berhasil meraih kemenangan telak 6-0 atas Makau dalam pertandingan persahabatan FIFA Series yang digelar di Stadion Kigali Pelé, Kigali, Rwanda, pada 29 Maret 2026. Kemenangan ini menjadi respons positif bagi Taifa Stars setelah menelan kekalahan di laga sebelumnya.

Enam gol Tanzania dicetak oleh Amâncio melalui gol bunuh diri pada menit ke-16, diikuti oleh Bakari Mwamnyeto di menit ke-26, Lameck Lawi di menit ke-39, dan Mudathir Yahya di menit ke-45, memastikan keunggulan 4-0 di babak pertama. Di babak kedua, Paul Peter menambah keunggulan pada menit ke-56, disusul Novatus Miroshi di menit ke-74, dan Tarryn Allarakhia menutup pesta gol pada menit ke-87.

Dominasi Tanzania Sejak Awal Laga

Sejak peluit awal dibunyikan, Tanzania, yang saat ini menduduki peringkat 110 FIFA, menunjukkan dominasi penuh atas Makau yang berada di peringkat 193 dunia. Tekanan terus-menerus yang dilancarkan oleh skuad asuhan Miguel Gamondi ini membuat pertahanan Makau kewalahan. Gol bunuh diri Amâncio menjadi pembuka keran gol Tanzania, memberikan momentum awal bagi Taifa Stars.

Pelatih Makau, Emanuel Noriega, terlihat tidak puas dengan performa timnya, terutama setelah kebobolan gol-gol yang relatif mudah. Meskipun Makau mencoba menciptakan beberapa peluang, mereka gagal mengonversinya menjadi gol dan harus mengakui keunggulan Tanzania.

Kebangkitan Setelah Hasil Kurang Memuaskan

Kemenangan besar ini sangat berarti bagi Tanzania, terutama setelah mereka menelan kekalahan 0-1 dari Liechtenstein pada 26 Maret 2026, juga dalam ajang FIFA Series. Sebelumnya, Tanzania juga mencatat hasil imbang 1-1 melawan Uganda dan Tunisia, serta kalah 0-1 dari Maroko dalam pertandingan Piala Afrika. Dengan hasil ini, Tanzania berhasil memenangkan satu dari lima pertandingan terakhir mereka, mencetak delapan gol dan kebobolan empat gol dalam periode tersebut.

Sementara itu, Makau melanjutkan tren negatifnya setelah sebelumnya kalah 1-4 dari Aruba pada 26 Maret 2026. Tim ini belum meraih kemenangan dalam dua pertandingan terakhir mereka, dengan hanya mencetak satu gol dan kebobolan sepuluh gol.

Pertandingan yang disaksikan oleh 12.900 penonton ini menjadi bukti kekuatan lini serang Tanzania dan menjadi modal penting untuk pertandingan-pertandingan selanjutnya.