Pekan ini, panggung sepak bola Jerman kembali menyajikan drama dan tensi tinggi melalui serangkaian pertandingan yang patut disimak. Dari pertarungan puncak di Bundesliga hingga duel sengit di kasta kedua dan kisah inspiratif di divisi ketiga, gairah sepak bola Jerman tak pernah padam. Sorotan utama tertuju pada Der Klassiker yang bisa menentukan arah perburuan gelar, serta derby regional antara Fortuna Düsseldorf dan VfL Bochum.
Der Klassiker: Bayern Munchen vs Borussia Dortmund, Penentu Gelar Bundesliga
Bundesliga akan memanas dengan digelarnya Der Klassiker antara Bayern Munchen dan Borussia Dortmund pada Sabtu, 1 Maret 2026. Laga ini diprediksi menjadi penentu penting dalam perburuan gelar juara musim 2025/2026. Saat ini, Bayern Munchen memimpin klasemen Bundesliga dengan keunggulan delapan poin dari Borussia Dortmund, mengumpulkan 60 poin dari 23 pertandingan. Sementara itu, Dortmund berada di posisi kedua dengan 52 poin dari jumlah laga yang sama.
Borussia Dortmund datang ke laga ini dengan misi bangkit setelah tersingkir dari Liga Champions secara mengecewakan, kalah agregat 4-3 dari Atalanta setelah takluk 4-1 di leg kedua. Di sisi lain, Bayern Munchen memiliki waktu persiapan penuh selama seminggu. Pelatih Bayern, Vincent Kompany, menegaskan fokus timnya. “Saya tidak ingin kami memikirkan rekor atau tiga poin. Kami ingin mengalahkan Dortmund. Sesederhana itu,” ujarnya, membandingkan laga ini dengan pertandingan piala.
Secara historis, Bayern memiliki catatan dominan atas Dortmund, memenangkan 12 dari 13 Der Klassiker terakhir sejak Dortmund meraih gelar berturut-turut pada 2012. Sejak final Liga Champions 2013, Bayern telah memenangkan 24 dari 37 pertemuan di semua kompetisi. Namun, pelatih Dortmund, Niko Kovac, disebut telah berhasil mengubah peruntungan dan mentalitas timnya musim ini.
Fortuna Düsseldorf vs VfL Bochum: Derby Krusial di 2. Bundesliga
Di kasta kedua, 2. Bundesliga, Fortuna Düsseldorf menjamu VfL Bochum pada Jumat, 27 Februari 2026. Pertandingan ini terasa lebih berat dari sekadar posisi tengah klasemen yang mereka tempati. Fortuna Düsseldorf berada di posisi ke-12, empat poin di belakang Bochum yang menempati posisi ke-10. Fortuna datang dengan catatan tanpa kemenangan dalam tiga pertandingan terakhir setelah kalah 2-1 dari Darmstadt pekan lalu.
Sebaliknya, VfL Bochum sedang dalam performa menanjak, tidak terkalahkan dalam sembilan pertandingan terakhir, meskipun tujuh di antaranya berakhir imbang. Kemajuan Bochum terlihat jelas sejak Uwe Rösler mengambil alih kemudi pada pertengahan Oktober, di mana mereka hanya kalah sekali dalam 15 pertandingan. Menariknya, Rösler adalah mantan pelatih Fortuna Düsseldorf yang pernah menangani tim tersebut saat terdegradasi dari Bundesliga pada 2020. Dalam lima pertemuan terakhir di semua kompetisi, Fortuna Düsseldorf unggul dengan empat kemenangan. Pertemuan terakhir mereka berakhir dengan kemenangan tandang 1-0 untuk Fortuna.
SC Verl: Kisah Kejutan di 3. Liga
Dari 3. Liga, SC Verl terus menarik perhatian dengan performa mengejutkan mereka. Klub dengan anggaran sederhana ini kini menempati posisi ketiga di klasemen sementara 3. Liga, mengumpulkan 38 poin dari 21 pertandingan. Ini menempatkan mereka dalam zona kualifikasi promosi. Meskipun kalah 1-2 dari Wehen Wiesbaden di pertandingan terakhir mereka, SC Verl menunjukkan semangat juang tinggi dan rata-rata mencetak 2,5 gol per pertandingan di musim 2025/2026. Pelatih Tobias Strobl akan berupaya mempertahankan momentum timnya untuk terus bersaing di papan atas.